RUU Internal Market Bill Diumumkan, Sterling Memantul Naik

Sterling sempat jatuh ke level rendah di bawah $1.29 di sesi perdagangan Rabu malam, sebelum kemudian melompat naik ke atas $1.30. Inggris akhirnya mengemukakan rancangan undang-undang mengenai kehidupan pasca Brexit. Sebelumnya, sempat muncul kekhawatiran di kalangan pelaku pasar, jika hal itu akan memicu kegagalan kesepakatan dalam perundingan dagang dengan Uni Eropa.

Teks undang-undang yang disebut dengan Internal Market Bill ini, disadari merupakan sebuah inkonsistensi terhadap undang-undang internasional. Selain itu, bukan tak mungkin akan memicu teguran dari Kepala Eksekutif Uni Eropa.

Para analis memandang bahwa RUU tersebut juga berpotensi meningkatkan posibilitas Inggris untuk keluar dari single market dalam empat bulan ke depan, tanpa mendapatkan kesepakatan perjanjian dagang pengganti.

Saat berita ini ditulis, GBP/USD naik tipis ke 1.3018, setelah mengalami kemerosotan 1.40 persen kemarin. Pengumuman mengenai UU tersebut rupanya sedikit mengangkat optimisme meskipun mayoritas ekspektasi menyatakan ragu. Secara umum, Poundsterling terus melemah terhadap Dolar AS, sejak tanggal 02 September.

Adapun utusan Uni Eropa yang berlaku sebagai negosiator adalah Michael Barnier. Ia dikabarkan sudah menjejakkan kaki di London untuk bernegosiasi lagi. Sebagian orang memperkirakan bahwa PM Inggris Boris Johnson mungkin akan berusaha untuk mendesak blok tersebut supaya menyetujui negosiasi Inggris.

Namun, begitu muncul kabar bahwa Uni Eropa juga tidak berniat menangguhakan pembicaraan, Poundsterling menghentikan penurunan dan memantul naik ke posisi saat ini.

“Komentar yang kita lihat dari Uni Eropa, yang tidak berniat menangguhkan negosiasi tentang Internal Market Bill, merupakan hal yang mendukung pasar,” kata Sarah Hewin, analis Standard Chartered mengomentarai penguatan Sterling hari ini.

“Isunya masih terletak pada: bagaimana respon Uni Eropa? Apakah mereka akan menilai UU tersebut dapat ditoleransi, ataukah mereka bisa menjalankannya,” kata Hewin. “Namun, ini juga bisa berarti bahwa Uni Eropa hanya ingin Inggris menjelaskan tindakannya lebih dulu sebelum membuat keputusan.”

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2020. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.