Retail Sales AS Lesu, Dolar AS Melemah

Data Penjualan Ritel (Retail Sales) Amerika Serikat malam ini terbukti mengecewakan. Departemen Perdagangan Amerika Serikat melaporkan bahwa pertumbuhan Penjualan Ritel pada bulan Oktober hanya 0.3 persen. Lebih rendah daripada ekspektasi 0.5 persen, serta turun dari 1.6 persen di bulan September.

Core Retail Sales yang tidak memperhitungkan penjualan otomotif juga menurun dari 1.2 persen menjadi 0.2 persen saja di bulan Oktober. Padahal ekspektasinya penurunan hanya akan mencapai 0.6 persen saja.

Para pengamat memperkirakan bahwa prediksi Penjualan Ritel AS untuk beberapa bulan ke depan juga masih suram, mengingat sejumlah wilayah di negara tersebut kembali memberlakukan Lockdown untuk mencegah virus Corona menyebar lebih luas.

Dolar AS merosot ke level rendah satu pekan menyusul data tersebut. Selain itu, peningkatan optimisme keberhasilan vaksin virus Corona turut menekan Dolar AS. Indeks Dolar AS (DXY) tergelincir 0.28 persen ke 92.38, sedangkan EUR/USD naik 0.12 persen ke 1.1865.

“EUR/USD masih terdukung, terangkat oleh optimisme global,” kata Chris Turner dari ING. “Mengingat tantangan yang sedang dihadapi Eropa-di tengah lockdown kedua-, Euro tentu saja tidak akan reli terhadap Dolar AS. Hanya saja penurunan Dolar AS secara luas mampu mengerek EUR/USD kembali ke $1.1920.”

Setelah heboh efektivitas vaksin Pfizer minggu lalu, hari ini giliran perusahan farmasi Moderna asal AS, juga mengumumkan hasil positif eksperimen vaksin COVID-19 mereka. Vaksin temuan Moderna diklaim efektif menangkal hampir 95 persen potensi infeksi virus Corona.

“Akan tetapi, poin intinya masih tentang COVID-19. Selain itu, tekanan jangka pendek yang akan ditimbulkan (oleh infeksi virus Corona babak dua) bukan cuma di AS tetapi lebih luas lagi. Hal ini akan memaksa Kongres dan atau bank sentral AS untuk melakukan tindakan lebih. Apakah kita akan mendapatkan stimulus setelah (presiden AS terpilih) Joe Biden dilantik atau apakah The Fed yang akan menggelontorkan stimulus ekstra, kita tidak tahu pasti. Yang jelas, Dolar AS akan semakin melemah.”

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2020. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.