RBNZ Naikkan Suku Bunga, NZD Terjatuh

Bank sentral New Zealand (RBNZ) menaikkan suku bunga untuk kedua kalinya sejak beberapa bulan terakhir. Kenaikan inflasi dan pelonggaran pembatasan demi pencegahan infeksi COVID di New Zealand, telah mendukung kegiatan ekonomi.

Official Cash Rate (OCR) New Zealand diputuskan naik 25 basis poin ke 0.75, di rapat kebijakan terakhir RBNZ tahun ini. Pihak bank sentral menyebutkan bahwa langkah yang paling sesuai adalah dengan melanjutkan pengurangan stimulus moneter. Tujuannya untuk mempertahankan stabilitas inflasi, serta mendukung ketenagakerjaan maksimum yang berkelanjutan.

RBNZ mengatakan pula bahwa pelonggaran stimulus lebih jauh kemungkinan akan dibutuhkan dan OCR mungkin akan dinaikkan di atas Rate netral. RBNZ juga memberikan sinyal siklus pengetatan moneter yang lebih agresif mencapai 2.5% pada tahun 2023 dan akan lebih tinggi pada Desember 2024.

“Komite mengekspektasikan bahwa OCR perlu dinaikkan secara progresif dan kondisional pada perkembangan ekonomi sesuai ekspektasi. OCR mungkin akan dinaikkan di atas rate netral,” demikian tulis notulen rapat bank tersebut.

Mengomentari kebijakan moneter RBNZ hari ini, ekonom Ben Udy dari Capital Economics mengatakan,”Mengingat pemanasan ekonomi, menurut kami RBNZ masih jauh dari selesai. Kami mengekspektasikan bank sentral tersebut akan menaikkan suku bunga lagi tahun depan, sekitar 2.0% di pertengahan tahun depan.”

Pasca pengumuman kebijakan moneter tersebut, Kiwi menjadi mata uang dengan gerak terbesar di sesi Asia yang tenang. Dolar New Zeland merosot lebih setengah persen saat berita ini ditulis pada Rabu (24/November) siang, dengan NZD/USD yang diperdagangkan di 0.6905.

Ahli strategi Westpac Imre Speizer mengatakan, pelepasan ekspektasi agresif mungkin menjadi cetak biru untuk pasar lain yang telah berada di posisi yang sama. Akan tetapi, dalam perhitungan sementaranya, Kiwi dapat semakin tertekan sehubungan dengan penguatan Dolar AS. “Jika turun di bawah $0.69, saya pikir kita dalam bahaya turun di bawah $0.68,” katanya.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2021. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.