RBA Pertahankan Kebijakan, AUD Masih Terbelit Di Level Rendah

Para analis dari bank investasi kawakan memperkirakan bahwa Dolar Australia tidak akan mendapatkan dukungan yang berarti dari Reserve Bank of Australia (RBA) dalam waktu dekat. ING, bank yang mengeluarkan prediksi tersebut, mengatakan bahwa Aussie hanya akan menemukan sedikit dukungan dari bank sentralnya yang tidak mengubah kebijakan moneter bulan ini. “Kebijakan moneter tampaknya tak akan menolong AUD untuk pulih dari masa suramnya,” kata Fransesco Pesole, analis dari ING.

Saat berita ini ditulis, AUD/USD memang naik 0.2% ke 0.7665. Namun, dilihat dari rentang yang lebih luas, pair mata uang tersebut masih terkonsolidasi di level rendah yang terbentuk sejak tanggal 23 Maret.

RBA merilis kebijakan moneter terbarunya pada hari Selasa 6 April pagi tadi. Bank sentral Australia itu tidak mengubah suku bunganya di level 0.10% dan menargetkan yield obligasi 3-tahunan pemerintah Australia untuk bertahan di 0.10%. Keputusan itu sejalan dengan ekspektasi pasar. Oleh karena itulah, tidak ada dampak yang besar pada nilai tukar Dolar Australia.

Kendati demikian, pasar masih menunggu hasil dan petunjuk tentang prospek tersebut serta berhati-hati dengan pernyataan yang menyatakan bahwa:

“Dewan (RBA) tidak akan menaikkan suku bunga sampai inflasi aktual berkelanjutan dalam rentang 2 hingga 3 persen. Dalam waktu dekat, pertumbuhan upah akan terbentuk lebih tinggi daripada saat ini. Hal ini membutuhkan perolehan signifikan dalam ketenagakerjaan dan kembali ke pasar tenaga kerja yang ketat. Dewan tidak mengekspektasikan kondisi tersebut akan tercapai sampai paling cepat tahun 2024.”

Kebijakan RBA masih menjadi penentu utama nilai tukar Dolar Australia, beriringan dengan sentimen investor global dan dinamika pasar komoditas. Dengan menurunkan suku bunga dan memangkas yield obligasi ke level rendah, RBA telah efektif mengurangi daya tarik aset-aset finansial di mata investor internasional yang sempat berlebihan. Hal inilah yang membuat Dolar AS tertekan di level rendah, berbanding lurus dengan suku bunga RBA yang juga rendah.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2021. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.