Poundsterling Turun Akibat Inflasi Inti Meroket

Poundsterling tergelincir di sesi Rabu (24/Mei) sore, setelah data Inflasi Inggris dilaporkan lebih rendah daripada ekspektasi. Beberapa saat menjelang laporan tersebut dirilis, GBP/USD sempat menguat dengan antisipasi bahwa Bank of England akan menaikkan suku bunga. Namun, harga langsung menurun begitu data inflasi dirilis. GBP/USD diperdagangkan di $1.238.

Inflasi Inggris dalam basis tahunan melambat ke 8.7% pada bulan April, dari 10.1% pada bulan Maret. Ekonom mengekspektasikan Inflasi Inggris akan melorot ke 8.2%. Inflasi Inti (Core Inflation), yang tidak memperhitungkan harga energi dan makanan, justru melonjak 6.8% ke level tinggi 31 tahun.

“Alasan mengapa Anda belum melihat lebih banyak reaksi hari ini adalah konteksnya. Pound sudah mengalami reli besar tahun ini … dan dolar sudah berada di depan. Pertikaian tentang plafon utang baru saja memanas dan dolar mengambil alih aliran safe haven.”

Ben Laidler, ahli strategi pasar global di platform perdagangan eToro.

Dengan demikian, Inggris menjadi negara Eropa kedua dengan inflasi yang tertinggi setelah Austria. Berdasarkan data Reuters, kenaikan Inflasi Inggris mencapai 8.7%.

Beberapa analis telah meningkatkan prospek bahwa inflasi tinggi Inggris akan segera menjadi masalah bagi pound. Meskipun mata uang cenderung naik jika investor berpikir bank sentral akan menaikkan suku bunga, dampak inflasi terhadap ekonomi Inggris akan segera lebih besar daripada dampak itu.

Sejak 10 Mei, GBP/USD telah melemah 2%. Suku bunga BoE sudah naik ke 4.5% awal bulan ini, sedangkan The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga lagi bulan Juni mendatang.

Di sisi lain, pasar masih memantau perkembangan negosiasi plafon utang di AS. Sekali lagi, dua kubu penting di Washington yakni Demokrat dan Republikan, belum menunjukkan progres berarti. Dolar AS menguat terhadap mata uang mayor lain atas fungsinya sebagai safe haven.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2024. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.