Pound Pertahankan Level Tinggi, Terdukung Hawkish BoE

Sterling stabil di level tinggi versus Dolar AS dan Euro di sesi perdagangan Senin malam ini. Gubernur Bank of England (BoE) Andrew Bailey mengirimkan sinyal terbaru mengenai kesiapan bank sentral untuk menaikkan suku bunga, seiring dengan kenaikan inflasi.

Sterling telah menguat 5.5% terhadap Euro tahun ini. Para analis menuding kenaikan suku bunga BoE sebagai faktor utama yang mendukung Pound, meskipun ekonomi Inggris sedang berjuang dengan kekurangan tenaga kerja, krisis energi, dan kenaikan kasus COVID-19.

Dalam diskusi panel di sesi perdagangan yang digelar Minggu kemarin oleh 30 kelompok konsultatif, Bailey mengatakan BoE akan “bertindak” dalam pertemuan kebijakan moneternya tentang risiko inflasi jangka menengah.

BoE Bakal Jadi Bank Sentral Yang Pertama Naikkan Bunga

Bailey masih meyakini bahwa lonjakan inflasi baru-baru ini akan bersifat sementara, tetapi lonjakan harga energi akan mendorongnya lebih tinggi dan membuat kenaikannya bertahan lebih lama. Di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga, imbal hasil obligasi pemerintah Inggris 2-tahunan melonjak 16 basis poin ke level tertinggi 0,751% sejak Mei 2019.

Semalam, sterling melonjak lagi ke level tertinggi 84,25 pence versus euro sejak Februari 2020. Pada pukul 1450 GMT, sterling kehilangan tenaga, dan diperdagangkan 0,1% lebih rendah pada 84,54 pence.

Sedangkan jika dibandingkan dengan Dolar AS yang cenderung menguat, Sterling turun 0,1% lebih rendah ke $1,3726, tetapi tidak jauh dari tertinggi satu bulan yang disentuh pada hari Jumat.

Bank of England tampaknya menggunakan akhir pekan untuk “menegaskan pada pasar tentang kenaikan suku bunga yang akan segera terjadi, kata ahli strategi investasi Deutsche Bank Jim Reid kepada kliennya.

“Sterling telah memperlihatkan sedikit perubahan karena pasar sudah memperhitungkan tindakan terhadap suku bunga.”

Akhir pekan lalu, Bailey menekankan perlunya mencegah inflasi agar tidak tertanam secara permanen. Salah seorang anggota pembuat kebijakan, Michael Saunders, juga mengatakan bahwa masyarakat harus bersiap untuk kenaikan suku bunga secara signifikan lebih awal.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2021. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.