Pertumbuhan Ekonomi AS Nyungsep, Dolar Melemah

Dolar AS melemah setelah pertumbuhan ekonomi AS direvisi kian rendah di kuartal pertama tahun ini. Indeks Dolar, yang mengukur kekuatan Dolar terhadap enam mata uang lain, turun 0.5 persen menuju 98.46. Sementara pelemahan Dolar AS yang paling mencolok terjadi versus Euro, dengan EUR/USD yang menguat 0.72 persen ke 1.1084. Pasalnya, Euro sendiri juga mendapatkan dukungan dari stimulus ekonomi yang akan digelontorkan oleh Uni Eropa.

Menurut analisis Simon Harvey dari Monex Europe, price action Euro ke depan akan banyak dipengaruhi oleh risiko sentimen global. Oleh karena itu, pihaknya mengeksepktasikan volatilitas EUR/USD akan terdukung dalam beberapa pekan ke depan.

Gross Domestik Product atau Produk Domestik Bruto Amerika Serikat kuartal pertama 2020 merosot lebih rendah daripada ekspektasi. Departemen Perdagangan AS melaporkan pada hari Kamis malam ini, bahwa estimasi GDP AS kedua anjlok ke -5 persen. Angka tersebut lebih rendah daripada -4.8 persen di estimasi pertama.

gdp-as

Pandemi virus Corona yang memaksa pemerintah di berbagai negara untuk lockdown, telah memporak-porandakan perekonomian global, termasuk ekonomi AS. Para ekonom memprediksi bahwa kebijakan lockdown yang diterapkan sejak akhir Maret lalu di AS, akan menyeret GDP AS turun lebih dalam di kuartal ketiga tahun ini.

Klaim Pengangguran Turun Tapi Masih Tinggi

Tak hanya GDP, Departemen Ketenagakerjaan AS juga melaporkan bahwa masih ada 2.1 juta klaim pengangguran pada pekan yang berakhir tanggal 23 Mei. Meskipun turun dibanding pekan sebelumnya, tetapi jumlah pengajuan tunjangan itu dinilai masih lebih banyak daripada ekspektasi.

“Angka itu terbilang masih besar, tetapi jika jumlah orang yang mengajukan klaim pengangguran terus menurun, maka hal ini masih bisa dipandang sebagai hal yang postif bagi ekonomi,” kata Chris Zaccareli, analis dari Independent Advisor Allience menanggapi rilis data Unemployment Claims malam ini.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2020. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.