Penguatan Poundsterling Murni Karena Bearish Dolar AS

Kurangnya penggerak dari sisinya sendiri, membuat Poundsterling terdongkrak oleh melemahnya Dolar AS terhadap hampir semua mata uang. Ketidakpastian Brexit dan prospek ekonomi Inggris sejatinya membuat para investor minggir dari perdagangan Poundsterling. Oleh karena itu, penguatan Sterling kali ini murni karena bearish Dolar AS.

Menurut data CFTC, para spekulator dan manager real money telah menambah posisi Short pada mata uang Inggris dalam sepekan hingga Selasa. Namun demikian, jumlah psosi tersebut belum sebanyak yang terkontrak pada beberapa bulan sebelumnya.

Di sesi perdagangan Senin malam ini, Poundsterling naik 0.63 persen versus Dolar AS ke angka 1.2869. Namun, mata uang Inggris tersebut terpukul versus Euro, dimana EUR/GBP naik 0.16 persen ke 0.9125, melanjutkan reli dalam sepekan menuju level tertinggi sejak 29 Juni.

gu

“Semestinya kondisi GBP pekan ini akan sama saja (dibandingkan pekan sebelumnya). Pekan ini akan sangat sunyi karena minimnya rilis data Inggris, sedangkan mata uang Inggris sendiri masih lelet. Kalah unggul di antara mata uang-mata uang Eropa G10,” tulis Petr Krpata, analis dari ING.

Inggris dan Uni Eropa minggu lalu belum mencapai kesepakatan soal perdagangan bebas. Brussels (Uni Eropa) tampak jelas tak berminat memberikan apa yang diminta Inggris. Namun, London terus menaruh harapan bahwa kesepakatan dapat tercapai pada September mendatang.

Krpata mengatakan bahwa dengan tajuk-tajuk utama berita yang menunjukkan peningkatan probabilitas akan No Deal, maka hanya sedikit optimisme yang dapat diberikan pada GBP. Analis tersebut menambahkan bahwa ia mengekspektasikan EUR/GBP bisa mencapai 0.92 pada musim panas ini.

Ekonomi Inggris juga sedang berjibaku dengan imbas pandemi COVID-19. Pada awal infeksi virus, pemerintah dan bank sentral Inggris sudah menyuntikkan dana darurat untuk tetap menghidupkan ekonomi Inggris dan mencegah pengangguran masif. Namun, PM Inggris Boris Johnson yang dihujani kritik atas lambatnya penanganan pandemi, akhir pekan lalu mengatakan bahwa kemungkinan ada kebijakan-kebijakan berbeda yang akan ia ambil.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2020. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.