Lagarde Singgung Euforia Penemuan Vaksin, Euro Turun

Presiden European Central Bank (ECB) Christine Lagarde, dalam pidatonya pada hari Rabu malam ini menyinggung soal dampak vaksin virus Corona terhadap perekonomian. Selain itu, L
agarde juga memberikan detail yang lebih banyak tentang apa yang akan bank sentral lakukan ke depan.

“Meskipun kabar terbaru tentang vaksin tampak meyakinkan, kita masih bisa menghadapi siklus berulang akselerasi penyebaran virus Corona dan pengetatan restriksi (pembatasan sosial), sampai pemerataan imunitas sudah tercapai,” kata Lagarde dalam forum ECB di Central Banking.

“Oleh karena itu, pemulihan mungkin tidak akan linear, tetapi lebih ke tidak rata, berjalan-terhenti, dan bergantung pada kecepatan peluncuran vaksin.” kata Lagarde.

Senin kemarin, pasar digemparkan oleh pengumuman Pfizer dan BioNTech tentang kemajuan vaksin Covid-19 yang mereka kembangkan. Mereka mengklaim, efektivitasnya mencapai 90 persen untuk mencegah infeksi virus COrona. Pasar pun berbalik optimis, dan berbondong-bondong melepas aset Risk-Off, sehingga harga emas jatuh dan Dolar AS menguat.

Menanggapi hal ini, salah seorang pejabat ECB yang diwawancarai oleh CNBC, Klaas Knot, mengatakan, “Mendengar kabar vaksin jelas merupakan sebuah kabar gembira, tetapi materialiasasi terhadap dampak ekonomi dari kabar baik itu, kemungkinan akan membutuhkan waktu dan tak mungkin terjadi dalam semalam.”

Infeksi virsus Corona di Eropa sendiri saat ini masih meningkat. Sejak September lalu, pemerintah di berbagai negara di benua tersebut kembali menggalakan kebijakan pembatasan sosial. Prancis dan Jerman, dua negara dengan ekonomi terbesar, saat ini kembali Lockdown.

Oleh karena itu, Lagarde mengindikasikan bahwa ECB perlu untuk menjadi lebih akomodatif. Presiden ECB tersebut mensinyalkan bahwa pihak bank sentral mungkin akan memotong suku bunga untuk bank-bank lebih banyak lagi, selain jua menyesuaikan program pembelian aset terkait pandemi.

“Dalam beberapa pekan ke depan, kita akan mendapatkan informasi yang lebih banyak tentang bagaimana kebijakan kami tentang rekalibrasi ini, termasuk lebih banyak bukti tentang keberhasilan kebijakan Lockdown terbaru dalam menghambat penyebaran virus. … Semua opsi mungkin digunakan …” kata Lagarde.

Euro melemah merespon pidato Lagarde, serta akibat menguatnya Dolar AS. Saat berita ini ditulis EUR/USD diperdagangkan di 1,1773, turun 0.33 persen dari harga pembukaan.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2020. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.