Kenaikan Harga Emas Terbentur Penguatan Dolar AS

Kenaikan harga emas terbentur di sesi perdagangan awal pekan ini (30/Agustus), karena kenaikan Dolar AS dari level rendahnya. Para investor menunjukkan kewaspadaan menjelang rilis data ketenagakerjaan AS pada akhir pekan nanti.

Harga emas spot turun 0.37% ke $1,809.80, setelah mendulang kenaikan lebih dari satu persen pasca pidato Powell di Jackson Hole. Sedangkan harga emas futures turun 0.2% ke $1,815.30.

Kenaikan indeks Dolar AS sebanyak 0.1% setelah menurun ke level rendah dua pekan, menjadi alasan utama penurunan harga emas hari ini. Hal itu karena pasar mulai mencerna pernyataan Powell yang menyebutkan bahwa tapering obligasi The Fed dapat dilakukan tahun ini, tetapi tidak serta merta diikuti kenaikan suku bunga.

Pernyataan Powell tersebut dinilai dovish sehingga menurunkan minat pasar terhadap Dolar AS, dan sebaliknya melonjakkan harga emas. Selain itu, Powell tidak menndikasikan kapan waktu yang pasti untuk mulai mengurangai pembelian obligasi tersebut.

“Pasar mulai memahami bahwa akan ada suatu tapering tahun ini, tetapi mungkin tidak akan dengan agresivitas yang akan menghantui pasar,” ungkap Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals.

Akan tetapi, Wyckoff mengatakan bahwa antiasipasi menjelang rilis data Non Farm Payroll AS Jumat nanti, dapat membebani emas pekan ini. NFP AS yang lebih baik daripada ekspektasi, dapat memperkuat sikap hawkish para pejabat The Fed. Sebelumnya, sejumlah pejabat The Fed memang telah menggaungkan wacana pentingnya moneter yang sedikit lebih ketat daripada saat ini.

Sedangkan pidato Powell di Jackson, juga menyinggung hal tersebut meskipun tidak menyebutkan waktu yang gamblang seperti para pejabat lainnya. Dalam pidatonya, Powell menjelaskan bahwa dirinya dan The Fed akan melanjutkan diskusi mengenai kesesuaian pengurangan pembelian obligasi.

“Waktu dan kecepatan pengurangan pembelian aset yang akan datang, tidak akan dimaksudkan untuk membawa sinyal langsung mengenai waktu kenaikan suku bunga, di mana kami telah mengartikulasikan pengujian yang berbeda dan secara substansial lebih ketat,” kata Powell.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2021. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.