Kenaikan Harga Emas Terbentur Bullish Dolar

Harga emas stabil, dengan kenaikan tipis di sesi perdagangan Rabu malam ini. Penguatan Dolar AS menghalangi kenaikan harga emas lebih lanjut meski tak juga menurun. Para investor sedang menunggu data NFP AS yang akan dirilis Jumat besok, di tengah kekhawatiran akan kenaikan inflasi akibat kelangkaan energi di sejumlah negara. Harga emas spot diperdagangkan di $1,1762.29 saat berita ini ditulis.

Saham-saham merosot setelah harga minyak dilaporkan naik ke level tertinggi tujuh tahun, dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut dinilai dapat memicu kenaikan inflasi, sehingga para investor meninggalkan aset-aset berprofil risiko tinggi dan beralih ke safe haven. Sayangnya, untuk saat ini emas sedang kalah bersaing daripada Dolar AS sebagai safe haven yang menarik.

Meskipun harga minyak mulai turun hari ini, tetapi suplai energi di beberapa negara masih bermasalah. Oleh karena itu, aksi penghindaran risiko lebih dipilih oleh para investor untuk mengamankan investasi mereka dari dampak inflasi ke depan.

“Emas sudah dianggap sebagai pilihan asset aman yang paling akhir saat ini. Harga emas banyak bergantung pada data nonfarm payrolls AS, dengan kemungkina bahwa logam mulia tersebut akan bergerak sideways sampai rilis data tiba,” kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures. Ia menambahkan bahwa sulit untuk emas untuk reli terhadap dolar dan imbal hasil yang lebih kuat.

Para Investor Nantikan Data Ketenagakerjaan AS

Data ADP Employment Change AS yang menguat malam ini, turut menambah sedikit tekanan bagi kenaikan harga emas. Sektor swasta AS menambah 568,000 pekerjaan pada bulan September, lebih banyak daripada ekspektasi 425,000 dan data periode sebelumnya di 340,000.

Sayangnya data ADP Employment Change seringkali tak bisa dijadikan petunjuk akan data Non Farm Payroll. Jumat minggu ini, data NFP AS akan dirilis. Para investor akan fokus pada data tersebut dengan harapan mendapatkan pentunjuk yang lebih jelas mengenai sinyal tapering The Fed.

Xiao Fu, kepala strategi pasar komoditas di Bank of China International, mengatakan bahwa meskipun data non-farm payrolls tidak “spektakular dan hanya sesuai dengan harapan”, tetapi sebagian anggota Fed sudah berpikir bahwa persyaratan untuk tapering telah terpenuhi. Hal itu berpotensi menjadi tambahan beban bagi harga emas.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2021. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.