Kenaikan Emas Tertahan Meski Dolar Anjlok

Harga emas hanya naik tipis di sesi perdagangan Jumat (14/Januari) malam. Walaupun Dolar AS melemah dan data-data ekonomi As tidak memenuhi ekspektasi, harga emas tak lantas naik pesat. Para analis memperkirakan, hal ini disebabkan oleh menguatnya yield US Treasury karena masih ada kemungkinan The Fed tetap akan menaikkan suku bunga tahun ini.

Harga emas spot turun 0.3% ke $1,820.71 per ounce pada pukul 19:17 GMT. Sedangkan di Comex New York, harga emas futures turun 0.3% ke $1,821.4. XAU/USD diperdagangkan di $1,821.90 saat berita ini ditulis, masih di kisaran level tinggi 3 Januari tetapi tak naik pesar.

Data inflasi AS, baik Inflasi Konsumen (CPI) maupun Inflasi Produsen (PPI), terbilang kurang memuaskan. CPI AS turun dari 0.8% ke 0.5%, meskipun sedikit lebih tinggi daripada ekspektasi 0.4%. Sementara PPI AS turun jauh dari 0.8% ke 0.2%, dengan ekspektasi 0.4%.

Dolar AS terjun bebas pasca rilis data CPI AS dan semakin turun pasca data PPI AS. Namun demikian, harga emas tak naik. Begitupula setelah rilis data Retail Sales AS malam ini, yang justru dilaporkan meleset dari ekspektasi. Retail Sales AS bulan Desember justru anjlok ke -1.9%, padahal ekspektasi penurunan hanya ke 0.1% saja.

“Kinerja emas sedikit mengecewakan, mengingat penurunan Dolar AS yang drastis,” kata Ross Norman, analis independen.

Pasar Khawatirkan Perubahan Sinyal Kebijakan The Fed

Menurut Ed Moya, analis dari OANDA. Secara umum, respon pasar emas terhadap data agak membisu. Hal itu terasa sejak tak ada sinyal dari narasi para pejabat The Fed, yang menunjukkan perubahan kebijakan yang akan dilakukan pada Maret mendatang. Moya melanjutkan, kenaikan suku bunga cenderung meredupkan harga emas yang tidak memberikan bunga seperti Yield obligasi.

Para trader ekuitas masih gugup akan pengetatan kuantitatif yang akan dilaksanakan The Fed. Data PPI yang jauh di bawah ekspektasi, plus Klaim Pengangguran yang melonjak, bukan tak mungkin dapat menggoyahkan retorika hawkish yang disampaikan The Fed. Oleh karena itu, pergerakan pasar saat ini terbilang fluktuatif dan penuh ketidakpastian.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2022. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.