Investor Lirik Saham China, Dolar AS Melempem

Dolar AS melemah terhadap mata uang-mata uang mayor lainnya di sesi perdagangan Kamis siang ini. Reli aset-aset risiko tinggi dan komoditas, membuat mata uang safe haven tersebut tertekan untuk saat ini. Indeks Dolar AS turun 0.17 persen ke 96.31, melanjutkan penurunan setengah persen kemarin.

dxy

Yuan China juga kian menguat terhadap Greenback, memperpanjang perolehan dalam beberapa hari terakhir. Pasalnya, para investor dari semua lini sedang menaikkan posisi mereka terhadap saham-saham China, menanggapi pesatnya pemulihan ekonomi negara asal virus Corona tersebut. USD/CNH bahkan diperdagangkan hampir menyentuh level 7, tepatnya di 6.9820 per dollar.

Mata uang China masih menjadi primadona karena para investor mulai mengesampingkan ketegangan diplomatik antara Beijing dan China. Kemajuan ekonomi Tirai Bambu yang ciamik, khususnya sektor teknologi, saat ini lebih diacuhkan oleh pasar ketimbang konfliknya dengan Washington.

Namun demikian, isu mengenai virus Corona masih menimbulkan ambivalensi. Meskipun sejumlah mata uang bullish, tetapi kenaikan mereka terjadi dalam rentang yang ketat. Pelemahan Dolar AS untuk saat ini dimanfaatkan  oleh para pelaku pasar untuk membeli aset risiko tinggi, dalam berbagai prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

“Kenaikan saham-saham dan menurunnya yield obligasi, direspon negatif oleh Dolar AS. Namun, pasar belum dapat bergerak terlalu jauh karena kita masih harus mengkhawatirkan virus Corona,” kata Minori Uchida, analis MUFG yang dikutip oleh Reuters.

“Sebagian besar data ekonomi AS masih positif. Jadi, ini (penyebaran infeksi baru) akan menjadi faktor yang tak begitu berpengaruh dalam beberapa waktu ke depan. Orang-orang sedang mencari keuntungan dari saham-saham, yield, dan biaya hedging.”

Terhadap Euro, Dolar AS pun melemah 0.3 persen ke $1.1365 menyentuh level rendah satu bulan. Mata uang Single Currency tersebut berpotensi mendapat tambahan kekuatan lagi sore nanti, seiring jadwal rilis data ekonomi Jerman. Para ekonom mengekspektasikan ekspor Jerman akan melonjak di bulan Mei, walaupun menurun drastis di bulan April.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2020. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.