Harga Emas Turun, Tertekan Bullish Dolar AS

Harga emas merosot lebih dari 1 persen di sesi perdagangan Selasa malam ini, akibat penguatan Dolar AS dan yield obligasi AS. Ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed yang lebih cepat, melatarbelakangi pergerakan pasar hari ini.

Harga emas spot turun 0.8% ke $1,735.54 per ounce pada pukul 14:48 GMT. Sedangkan harga emas futures di Comex New York turun dengan persentase yang sama ke kisaran $1,738.40 per ounce.

Dolar AS mendulang kenaikan lebih dari 0.1% terhadap riva-rival mayornya sejak kemarin. Sulit bagi emas untuk mencetak penguatan signifikan karena Dolar AS yang menguat membuat harga emas menjadi mahal bagi pembeli dengan mata uang lain. Di samping itu, yield obligasi 10-tahunan AS juga merangkak naik menuju level tertinggi dalam tiga bulan.

Indeks Dolar diperdagangkan di 93.74, naik 0.37% dari sesi perdagangan sebelumnya. Menurut analis Mizuho, Nei Jones, aksi penghindaran risiko memperuncing pergerakan pasar, dengan pasar ekuitas yang menurun.

“USD telah terapresiasi lebih lanjut selama beberapa hari terakhir, yang menambah tekanan pada harga emas. Pelaku pasar tampaknya mengharapkan kenaikan suku bunga sebelumnya akan dilaksanakan oleh The Fed,” kata analis Commerzbank dalam sebuah catatan.

Masih Ada Harapan Kenaikan

Kendati demikian, Ketua Fed Jerome Powell dalam testimoni hari ini mengatakan bahwa ekonomi AS masih jauh dari pencapaian pekerjaan maksimum. Padahal ketenagakerjaan merupakan komponen kunci dari persyaratan bank sentral untuk menaikkan suku bunga.

“Dot plot yang ditetapkan oleh anggota FOMC menandakan kenaikan suku bunga Fed yang lebih awal dari perkiraan, dan pergerakan yang lebih tinggi melintasi kurva imbal hasil terus berdampak negatif pada emas,” kata Bart Melek, kepala strategi komoditas di Efek TD.

Perkembangan seputar perusahaan China, Evergrande, yang sedang terlilit utang, masih menjadi perhatian investor dan menahan harga emas dari penurunan lebih lanjut.

Menurut Stephen Innes dari SPI Asset Management, People’s Bank of China yang terus menyuntikkan likuiditas ke pasar mengisyaratkan adanya risiko sistemik di pasar, sehingga mendukung harga emas. Kyle Rodda dari IG Market masih memperkirakan harga emas dapat naik ke level teknikal kunci di $1,750 dalam jangka pendek.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2021. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.