Harga Emas Tergelincir, Masih Tersokong Inflasi Tinggi

Harga emas tergelincir dan diperdagangkan dalam range yang sempit setelah mendulang kenaikan sejak 4 November lalu. Namun, pelemahan Dolar AS, yield obligasi AS, serta antisipasi terhadap kenaikan inflasi masih menyangga logam mulia tersebut di level tinggi.

Harga emas spot turun 0.3% ke $1,858.70 per ounce. Harga emas futures di Comex New York juga melemah dengan persentase yang sama ke $1,862.00. Grafik XAU/USD berikut ini menunjukkan harga emas di $1,862.07, sedikit tergelincir tetapi masih di kisaran level tinggi lima bulan.

Ole Hansen dari Saxo Bank memperingatkan bahwa dari segi teknikal, jika harga emas gagal menembus ke atas $1,870 hari ini, maka para investor boleh bersiap kecewa. Sebab, akan ada risiko yang akan mendorongnya ke bawah area $1,830-$1,835.

Menurut Jim Wyckoff dari Kitco Metals dan Craig Erlam dari OANDA, penurunan tipis harga emas juga disebabkan oleh aksi profit-taking rutin oleh para trader jangka pendek di pasar futures. Meski begitu, trend naik masih cukup kokoh.

“Dolar AS yang lebih kuat belum menjadi hambatan utama untuk emas baru-baru ini. Namun, ada fakta bahwa (Dolar yang) turun hari ini bisa sedikit mendukung harga (emas),” tambah Erlam.

Dalam tujuh sesi perdagangan terakhir, emas telah menghimpun kenaikan harga mencapai $100, tertinggi sejak pertengahan Mei. Minat beli terhadap emas bertambah seiring risiko dari kenaikan inflasi yang signifikan yang berpadu dengan komitmen suku bunga rendah The Fed.

Pada hari Minggu kemarin, Presiden The Fed wilayah Minneapolis Neil Kashkari mengungkapkan ekspektasinya akan kenaikan inflasi dalam beberapa bulan ke depan Namun, ia menganjurkan agar pihak bank sentral tak bereaksi berlebihan karena hal itu masih bersifat sementara.

“Normalisasi kebijakan Federal Reserve, suku bunga yang lebih tinggi, penguatan USD, dan tekanan inflasi kemungkinan memudar pada 2022. Hal itu akan membuat harga perak yang lebih lemah,” kata analis UBS dalam sebuah catatan.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2021. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.