Harga Emas Stabil Tertahan Dolar AS Pasca Dovish-nya ECB

Harga emas masih bertahan di level tinggi tiga hari dengan volume perdagangan yang tipis. Di sesi perdagangan Jumat sore ini, harga emas spot diperdagangkan di $1,972.47 per ounce. Sedangkan harga emas futures di Comex New York, turun setengah persen ke $1,974.9.

Dolar AS dan yield obligasi US Treasury yang menguat, menahan laju kenaikan harga logam mulia. Namun demikian, permintaan terhadap emas masih cukup tinggi dengan ketidakpastian krisis Ukraina dan kenaikan inflasi secara global.

Kenaikan harga emas terhalang oleh penguatan Dolar AS pasca pengumuman pernyataan kebijakan moneter ECB yang lebih dovish daripada ekspektasi. Kenaikan inflasi di Eropa masih ditangani dengan cara mengurangi stimulus (Quantitative Easing) saja, dan direncanakan akan berakhir di kuartal ketiga tahun ini.

Presiden ECB Christine Lagarde mengatakan bahwa belum ada waktu yang tepat untuk mulai menaikkan suku bunga. Bisa beberapa pekan atau beberapa bulan lagi yang jelas setelah pengurangan stimulus berakhir. “Kita akan mengurus kenaikan suku bunga ketika kita sudah sampai di situ,” kata Lagarde.

Kebijakan tersebut membuat Euro melemah dan Dolar AS naik. Harga emas menjadi sulit naik karena tertahan oleh bullish Dolar AS. “Anda mendapat kejutan dovish dari ECB, yang memberikan kekuatan cukup besar untuk dolar AS saat ini. Jadi emas mendapat pukulan keras di sini,” kata Edward Moya, analis senior OANDA.

Penguatan benchmark imbal hasil Treasury AS 10-tahun turut memukul emas. Meskipun logam mulia dianggap sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi dan risiko geopolitik, tetapi kenaikan suku bunga meningkatkan biaya kepemilikan emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Kendati demikian, emas masih menuju kenaikan dua minggu berturut-turut. Sejauh ini, emas sudah naik sekitar 1.3%. Perang Rusia-Ukraina masih membuat fungsi safe haven emas diburu peminat. “Rusia tampaknya bersiap untuk meluncurkan serangan besar di timur negara (Ukraina) – yang menghasilkan permintaan emas yang cukup besar sebagai tempat yang aman,” komentar analis Commerzbank Daniel Briesemann yang dikutip dari Reuters.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2022. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.