Harga Emas Stabil Tertahan Isu Inflasi Dan Isu Evergrande

Harga emas stabil di tengah perdagangan yang choppy pada Kamis (21/Oktober) malam ini. Kenaikan yield obligasi AS menekan harga emas. Namun, kekhawatiran terhadap kenaikan inflasi dan perkembangan terbaru mengenai sektor properti China, menjadi penopangnya.

Harga emas spot stabil di $1,781.7 tak banyak berubah dari level tinggi sebelumnya. Sedangkan harga emas futures di Comex New York justru turun seperempat persen ke $1,780.50 per ounce.

Yield obligasi 10-tahunan US Treasury menanjak ke level tinggi lima bulan. Sedangkan indeks Dolar tertahan stabil terhadap rival-rival mayornya.

Meskipun emas kerap dipandang sebagai nilai lindung terhadap kenaikan inflasi, tetapi pengurangan stimulus dan potensi kenaikan suku bunga The Fed, juga mendorong kenaikan yield obligasi pemerintah. Hal itu membuat biaya kepemilikan emas menjadi lebih mahal, dan minat belinya berkurang.

“The Fed akan tapering dan yield akan mencetak level tinggi sepanjang masa, sehingga tak ada alasan bagi orang-orang untuk memarkir uang mereka di aset non-yielding seperti emas,” komentar Phillip Streible, analis dari Blue Line Futures di Chicago.

Kenaikan inflasi yang tak diiringi dengan pemulihan ekonomi yang sempurna di sejumlah negara, membuat emas masih dipertahankan sebagai aset investasi. Tim analis dari UBS mengatkan bahwa ekspektasi kenaikan inflasi dan melemahnya pertumbuhan dapat mendukung harga emas dalam satu atau dua bulan ke depan.

Selain itu, ekuitas di Asia dan Eropa merosot setelah negosiasi untuk menjual 51% saham di Evergrande Property Services Group ke Hopson telah ditangguhkan. Penurunan saham Evergrande dinilai positif bagi emas.

Kegagalan lelang tanah sedang meningkat di seluruh China. Banyak pengembang di China yang menahan diri untuk tidak mengisi kembali kepemilikan tanah mereka. Hal itu mengingat pelemahan akses pendanaan dan meningkatnya biaya pinjaman di tengah krisis yang semakin dalam di Evergrande.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2021. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.