Harga Emas Sideways Menantikan Rilis CPI AS

Harga emas masih diperdagangkan dalam rentang yang flat hingga sesi perdagangan Selasa malam ini. Para investor sedang menantikan rilis data inflasi AS yang akan dirilis beberapa jam dari sekarang. Harga emas spot turun 0.32% ke 1,787.32 per ounce, sedangkan harga emas futures juga tergelincir dalam persentase yang sama ke $1,789.50.

Data Inflasi Konsumen (CPI) AS diekspektasikan akan naik, khususnya inflasi inti, dengan kenaikan 0.3% pada bulan Agustus. Analis independen Ross Norman mengatakan bahwa peluan harga emas untuk terangkat cukup besar apabila inflasi AS terbukti naik. Selain itu, kebijakan akomodatif The Fed juga menambah peluang bullish bagi logam mulia.

Oleh karena itu, setelah data inflasi dirilis, pasar akan memperhatikan kebijakan moneter The Fed pada pekan depan. Norman juga memperkirakan jika CPI AS bulan lalu melemah, maka minat beli emas sebagai nilai lindung inflasi akan menurun.

“Laporan (inflasi) yang menunjukkan kenaikan dapat berfungsi sebagai titik data yang menantang pandangan beberapa pembuat kebijakan Federal Reserve bahwa inflasi akan bersifat sementara,” kata Avtar Sandu, manajer komoditas senior di Phillip Futures.

Menantikan Konfirmasi Kebijakan The Fed

Di sisi lain, Presiden The Fed untuk wilayah Cleveland, Loretta Mester, pada hari Jumat kemarin mengatakan bahwa ia masih ingin supaya The Fed memulai tapering aset tahun ini. Mester memiliki pendapat yang sama dengan sejumlah pejabat The Fed lainnya, yang mana mengatakan bahwa pengurangan stimulus ekonomi tetap perlu dilakukan walaupun pertumbuhan ketenagakerjaan melemah di bulan Agustus.

Menurut Bart Melek dari TD Securities, The Fed yang lebih fokus pada sektor ketenagakerjaan dan tak mengkhawatirkan inflasi dapat ditanggapi positif oleh emas. Terlebih lagi apabila kebijakan akomodatif masih dipertahankan. Kendati demikian, Melek memperingatkan bahwa akan cukup sulit bagi emas untuk naik karena Dolar AS masih kuat.

Tim analis Citi menyatakan bahwa mereka masih mempertahankan bias emas yang sedikit hawkish sampai petemuan The Fed dimulai. Jika bank sentral AS tersebut mengindikasikan sinyal dovish yang lebih gamblang, maka harga emas dapat naik menuju $1,900.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2021. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.