Harga Emas Merosot Akibat Kenaikan Sentimen Risiko

Harga emas jatuh lebih dari satu persen di sesi perdagangan Senin malam. Kenaikan pesat yield obligasi 10-tahunan US Treasury dan reli ekuitas, semakin menekan pasar emas bullion yang tadinya masih cukup diandalkan oleh pasar emas. XAU/USD merosot 1.50% ke kisaran $1,802.09, menghapus perolehan terbatas di penghujung tahun lalu.

xauusd

Harga emas spot turun 1.6% ke level rendah $1,798.97 per ounce pada pukul 16:09 GMT, setelah sempat menyentuh level tertinggi 22 November di $1,831.62. Sedangkan harga emas futures di Comex New York turun 1.4% ke $1,802.20.

Bob Haberkorn dari RJO Futures mengatakan bahwa kenaikan yield US Treasury, penguatan Dolar AS, dan meningkatnya sentimen risiko, adalah pembangkit minat risiko hari ini. Sebaliknya, emas pun harus mengalah turun.

Yield 10-tahunan US Treasury berfluktuasi sepanjang 2021, di tengah kekhawatiran tentang pandemi virus Corona dan inflasi karena Federal Reserve mempercepat tapering kebijakan moneter longgar era pandemi. Bank sentral AS tersebut berencana untuk mempercepat pengurangan pembelian obligasi bulanan pada awal tahun ini.

Penguatan Dolar AS Tambah Beban Penurunan Emas

Selain karena sentimen Risk On, penguatan Dolar AS juga menambah beban bagi emas. “Kita telah melihat bahwa Dolar AS mengawali tahun ini dengan pijakan yang kuat. Hal itu memberikan sedikit tekanan turun pada harga emas yang sempat merangkak naik,” kata analis independen Ross Norman yang dikutip oleh Reuters.

Kendati demikian, analis dari UBS Giovanni Stauvono telah memprediksi bahwa tahun ini harga emas akan kurang menguntungkan. Kenaikan suku bunga The Fed dan potensi penurunan inflasi AS di pertengahan tahun, menjadi alasan utama yang berpotensi menekan harga emas ke $1,650 di akhir 2022.

Sebagai informasi, di tahun 2021 total penurunan harga emas mencapai 3.6 dan menjadi penurunan tahunan terbesar sejak 2015. Pemulihan ekonomi di negara-negara maju dari krisis akibat virus Corona, telah membangkitkan minat risiko. Walaupun belakangan ini ada varian baru Omicron yang cukup diantisipasi, tetapi tingkat keparahan infeksi dinilai rendah. Oleh karena itu, pasar optimistis pemulihan ekonomi akan berlanjut.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2022. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.