GBP/USD Menguat Tipis Karena Pelemahan Dolar AS

Sterling naik tipis versus Dolar AS di sesi Eropa, Jumat (24/Juni) sore. Meski trend-nya masih terbilang flat, penguatan tersebut adalah penguatan mingguan Pound untuk pertama kalinya dalam empat pekan. Bullish Dolar AS yang mengendur dan data Retail Sales Inggris yang lebih baik daripada ekspetasi, menjadi alasan di balik penguatan tipis tersebut.

Volume Penjualan Ritel (Retail Sales) Inggris pada bulan Mei, hanya turun setengah persen. Penurunan itu lebih baik daripada ekspektasi -0.7 persen. Menanggapi rilis data Retail Sales Inggris tersebut, Cable menguat seperempat persen ke $1.2294. Saat berita ini ditulis, GBP/USD diperdagangkan di $1.2274.

Penurunan Penjualan Ritel dirilis setelah data angka PMI Inggris hari Kamis kemarin. Untuk bulan Juni, Composite PMI Inggris mencapai 53.1, sedikit lebih tinggi di atas perkiraan median 52.6.

Kabar perkembangan politik Inggris rupanya tak berdampak pada kurs Pound hari ini. Partai Konservatif yang menaungi PM Boris Johnson, telah kehilangan dua kursi di parlemen. Isu tersebut menjadi pukulan telak terhadap partai dan memantik ekspektasi bahwa Johnson akan mengundurkan diri dari partai yang membesarkan namanya tersebut.

“Politik umumnya menjadi konsumsi domestik saja. Kita tahu teori bahwa (di Inggris) tak akan ada tantangan kepemimpinan dalam 12 bulan ke depan, kecuali mereka mengubah undang-undang,” komentar Kenneth Broux, pakar forex dari Societe Generale.

Belakangan ini, Johnson berhasil selamat dari upaya untuk menggulingkannya sebagai pemimpin. Berdasarkan undang-undang yang berlaku, mosi tidak percaya tak bisa diadakan lagi dalam satu tahun yang sama.

Selanjutnya, para trader akan mennantikan komentar dari Kepala Ekonom BoE, Huw Pill, yang akan berpidato bersama dengan pejabat MPC BoE, Jonathan Haskel. Menurut Broux, berbagai kabar buruk sudah “dimasukkan” ke Sterling. Reaksi mata uang Inggris saat ini sebagian besar hanya karena Dolar AS yang sedang melemah, karena para trader memperkirakan bahwa suku bunga AS sudah mencapai puncaknya.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2022. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.