GBP/USD Menguat Sambut Optimisme Re-Open Economy

Poundsterling naik setengah persen terhadap Dolar AS yang sedang melemah di sesi perdagangan Kamis malam ini. Namun, mata uang Inggris tersebut tak banyak berubah terhadap Euro. Pasalnya, risiko-risiko yang berhubungan dengan Brexit dan spekulasi tentang suku bunga negatif BoE, membatasi penguatan Pound.

Sebagai safe haven, Dolar AS melemah ke level rendah dua bulan di tengah meningkatkan optimisme investor akan normalisasi ekonomi. Uni Eropa diberitakan berencana mengucurkan stimulus sebanyak 750 miliar euro, demi mengangkat ekonomi Eropa yang terpukul pandemi.

GBP/USD naik 0.65 persen ke 1.2340, masih di level tinggi yang terbentuk pada tanggal 26 Mei. Secara umum trend GBP/USD terkonsolidasi dalam tiga hari terakhir.

gbpusd

Di sisi lain, Pound sempat flat terhadap Euro. Namun, saat berita ini ditulis, EUR/GBP berhasil melanjutkan kenaikan 0.13 persen ke 0.8985. Sebelum virus Corona merebak, Poundsterling sebenarnya sempat menyentuh level harga yang sejajar dengan hari ini, tepatnya saat pasar khawatir akan No Deal Brexit pada Oktober 2019 lalu.

Pasar berbalik meningkatkan short pada Sterling dalam sebelas minggu berturut-turut akhir-akhir ini, demikian menurut data futures mingguan.

“Support Sterling hanyalah ukuran posisi Short, dan volume pasar yang tipis di akhir bulan, semakin memperbesar support itu. Akan tetapi, kondisi itu tak mengubah fundamental,” tulis analis Societe Generale, Kit Juckes, yang dirangkum oleh Reuters.

Katalis-Katalis Poundsterling

Poundsterling tertahan dari penambahan bullish karena beberapa faktor. Di antaranya adalah kurangnya progres dalam perundingan perdagangan dengan Uni Eropa, spekulasi tentang suku bunga negatif di Inggris, resesi parah, dan meningkatnya utang.

Rabu kemarin, Sterling anjlok 1 persen, khususnya setelah Inggris mengatakan pada Uni Eropa bahwa mereka perlu memecahkan kebuntuan yang paling mendasar untuk mencapai kesepakatan perdagangan di akhir tahun ini.

Sedangkan dari segi suku bunga, para analis memperkirakan bahwa Bank of England (BoE) tidak bisa menghindar dari kemungkinan suku bunga negatif. Ulrich Leutmann dari Commerzbank mengatakan, ia tidak akan mengesampingkan kemungkinan Rate negatif. Stimulus yang terlalu banyak, masih lebih baik bagi Inggris daripada stimulus yang kurang.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2020. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.