EUR/USD Tergelincir Di Rentang Flat Pasca Data ZEW Jerman

Euro tergelincir ke level rendah tiga bulan terhadap Dolar AS, data ekonomi Zona Euro mengecewakan. Sentimen Investor di Jerman yang merupakan ekonomi terbesar Zona Euro, melaporkan bahwa sentimen ZEW jatuh.

Indeks yang mengukur ekspektasi investor terhadap ekonomi Jerman tersebut merosot ke 63.3 pada bulan Juli, lebih rendah daripada prediksi di 63.3. Bulan Juni, keyakinan investor Jerman mencapai 79.8.

Kendati demikian, para pakar masih memiliki pandangan yang optimistis terhadap ekonomi Jerman ke depan. Menurut Achim Wambach, presiden lembaga ZEW, situasi ekonomi akan luar biasa positif dalam enam bulan ke depan.

“Situasi indikator ekonomi untuk Jerman, jelas masih berhubungan dengan penurunan yang disebabkan oleh virus Corona,” kata Wambach.

Data tersebut menekan EUR/USD 0.3 persen ke $1.8267 malam ini dalam rentang yang flat. Minggu lalu, EUR/USD anjlok ke level rendah satu pekan di $1.1807. “Indikator-indikator tersebut mempengaruhi EUR/USD. Namun, timing pergerakan menunjukkan bahwa flow pasar berhubungan dengan pasar yang tenang di musim panas ini,” kata Adam Cole, analis dari RBC.

Kenaikan Inflasi Zona Euro Seret, ECB Masih Jauh Dari Rate Hike

Common Currency tersebut juga masih berjuang untuk berlomba dengan Greenback sejak bulan lalu, dimana European Central Bank tampaknya akan jauh tertinggal untuk mengetatkan kebijakan moneter dibandingkan dengan bank sentral negara-negara lain. Inflasi yang seret, adalah penyebabnya.

“Karena tekanan inflasi di zona euro tetap relatif moderat, ECB kemungkinan memerlukan waktu (yang lebih lama) untuk melakukan pengurangan pembelian aset,” tulis ahli strategi Commerzbank You-Na Park-Heger dalam catatan kepada kliennya. “Kenaikan suku bunga pertama masih jauh.”

Pembuat kebijakan ECB sedang merundingkan strategi baru, dengan gagasan terbanyak saat ini mendukung strategi untuk membiarkan inflasi melampaui 2% sementara waktu. Inflasi Zona Euro diketahui sudah tertinggal di bawah level tersebut selama sebagian besar dekade terakhir.

ECB memproyeksikan pertumbuhan inflasi tahunan sebesar 2.6% pada kuartal terakhir tahun 2021 ini, dari prediksi 1.9% bulan lalu. Kemudian, inflasi diperkirakan akan turun kembali menjadi 1.5% pada tahun 2022 dan 1.4% pada tahun 2023.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2021. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.