Emas Tertahan Di Level Rendah, Tertekan Yield Obligasi

Emas menghentikan penurunan harga dalam perdagangan yang ranging pada Senin malam ini. Sentimen penghindaran risiko sedikit naik seiring dengan memerahnya pasar ekuitas. Kendati demikian harga bullion masih tertekan oleh Yield obligasi AS.

Harga emas spot naik 0.2% ke $1,770.30 per ounce pada pukul 14:33 GMT. Sedangkan harga emas futures diperdagangkan di harga $1,770.30 di Comex New York. Di sesi perdagangan akhir pekan lalu, harga emas anjlok lebih dari satu setengah persen gara-gara kenaikan yield obligasi.

“Kita juga melihat aksi penghindaran risiko di pasar dan Dolar AS tidak dilihat sebagai dukungan yang umum. Hal inilah yang mungkin menjaga emas tetap mengapung untuk saat ini,” kara analis Craig Erlam dari OANDA.

“Namun, jika yield terus naik, maka halangan bagi emas masih akan besar kecuali pasar mulai mengambil posisi untuk menghadapi kemungkinan kabar buruk dari ekonomi dan pasar saham. Jika dalam keadaan buruk pun para pembuat kebijakan masih bersikeras untuk mengetatkan moneter, maka emas akan menjadi aset yang aman.”

Emas Bersaing Dengan Yield Dan Dolar AS

Jumat lalu, yield obligasi 10-tahunan AS melonjak setelah Retail Sales AS untuk bulan September naik 0.7% mematahkan ekspektasi penurunan -0.2%. Angka Retail Sales bulan Agustus juga dikoreksi naik dari 0.7% menjadi 0.9%. Hal itu membuat obligasi menjadi aset pilihan pasar, karena artinya suku bunga The Fed boleh jadi akan dinaikkan lebih cepat setelah tapering.

Pengurangan stimulus bank sentral dan kenaikan suku bunga dapat mendorong imbal hasil obligasi pemerintah untuk naik. Akibatnya, emas batangan yang tidak memiliki imbal hasil menjadi kurang diminati oleh para investor. Selain itu, walaupun emas dipandang sebagai aset lindung nilai dari kenaikan inflasi, logam mulia tersebut juga bersaing dengan Greenback untuk status safe-haven.

Terlepas dari itu, secara teknikal emas dinilai masih membutuhkan kekuatan ekstra untuk menembus ke atas $1,800. “Kurangnya kekuatan yang tinggal dalam posisi Long emas menunjukkan bahwa ia akan berusaha untuk mempertahankan suatu momentum naik, bahkan jika emas mencapai $1,800,” kata Jeffrey Halley, analis forex daru OANDA.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2021. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.