Ekonomi Australia Tumbuh Pesat, AUD/USD Masih Terjebak Sideways

Ekonomi Australia di kuartal pertama tahun ini, berekspansi lebih cepat daripada perkiraan para ekonom. Sektor swasta menjadi kontributor terbesar bagi percepatan tersebut, dengan peningkatan investasi yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan. Selain itu, masyarakat juga mulai membelanjakan tabungan pandemi mereka.

Pertumbuhan Domestik Bruto (PDB/GDP) Australia mencapai 1.8% dari kuartal akhir 2020 yang direvisi naik 3.2%. Perolehan tersebut lebih tinggi daripada 1.5% yang diperkirakan oleh para ekonom. Sementara jika dihitung dari tahun lalu, ekonomi Australia tumbuh 1.1% versus estimasi kenaikan 0.6%.

Pesatnya pertumbuhan ekonomi Australia juga berkat keberhasilan pemerintah dalam membatasi penularan COVID-19, mendorong konsumsi, dan kepercayaan bisnis. Injeksi stimulus fiskal dan moneter secara masif turut memperkuat posisi finansial masyarakat dan perusahaan-perusahaan selama lockdown. Sehingga, kini mereka dapat berbelanja dan perusahaan-perusahaan dapat merekrut tenaga kerja.

Ekonom Kristian Kolding dari Deloitte Access Economics memuji kinerja perekonomian Australia. “Australia termasuk negara yang jarang di sini, mengingat hanya lima negara yang berhasil mendorong ekonominya menjadi lebih besar dibandingkan dengan sebelum pandemi,” kata Kolding. “Selanjutnya, tugas mereka (Australia) adalah mempertahankan prestasi saat ini. Lagipula, lockdown di Victoria menjadi peringatan bahwa pandemi masih jauh dari selesai.”

Ekonom Peringatkan Potensi Risiko

Kendati demikian, Australia masih memiliki potensi risiko Outlook karena implementasi vaksin COVID terbilang lambat. Terlebih lagi, ada virus baru yang muncul di Melbourne, sehingga wilayah tersebut harus memperpanjang masa lockdown seminggu lagi.

“Pemulihan tidak akan sepenuhnya solid sampai pandemi terkendali secara berkelanjutan,” kata Sarah Hunter, kepala ekonom untuk BIS Oxford Economics. “Hasil ini bergantung pada peluncuran vaksin yang berkelanjutan, baik di dalam negeri maupun secara global.”

Merespon data tersebut, AUD/USD sempat naik beberapa saat. Namun saat berita ini ditulis pada Rabu sore, AUD/USD turun 0.38% ke 0.7719. Secara lebih luas, pergerakan Aussie terhadap Dolar AS masih terpantau Sideways sejak 15 April.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2021. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.