Dolar Terus Mendaki Digenjot Sentimen Risk-Off

Dolar AS naik ke level tinggi sembilan bulan seiring dengan naiknya kekhawatiran akan kenaikan kasus COVID-19 dan notulen The Fed yang masih menunjukkan potensi pengurangan stimulus moneter tahun ini. Minat risiko memudar, sehingga melemahkan saham-saham dan mata uang minat risiko.

Indeks Dolar diperdagangkan di 93.40 saat berita ini ditulis, naik 0.27 persen dari harga pembukaan. Level tersebut merupakan level tertinggi sejak awal November tahun lalu.

Menurut Shaun Osborne dari Scotiabank, Dolar AS saat ini masih sangat kuat secara luas. Utamanya tehadap mata uang-mata uang non safe haven dengan sentimen Risk-Off di pasar yang dikacaukan oleh kenaikan kasus COVID Delta. Siklus persiapan permulaan tapering The Fed pun kemungkinan tak membantu.

Menanggapi Notulen The Fed Dan Data Unemployment Claims

Sementara itu, notulen rapat The Fed untuk rapat bulan Juli menunjukkan bahwa para pejabat bank sentral AS mengekspektasikan pengurangan pembelian obligasi akhir tahun ini. Akan tetapi, konsensus di isu-isu lain tampaknya sukar dipahami. Termasuk waktu permulaan tapering dan apakah inflasi, ketenagakerjaan, atau paparan virus Corona merupakan risiko terbesar bagi pemulihan ekonomi.

Notulen The Fed menambah tekanan pada saham-saham Wall Street di tengah kekhawatiran akan penyebaran virus Corona. Pasar Eropa pun merah. Meskipun obligasi US Treasury naik, tetapi yield obligasi 10-tahunan turun hampir 3 basisi poin ke 1.246%.

Antje Praefcke dari Commerzbank berkomentar bahwa risalah rapat The Fed tersebut memberikan sedikit wawasan dibandingkan dengan apa yang dikatakan ketua Fed regional baru-baru ini.

“Pasar mungkin hanya akan menerima berita yang lebih rinci pada bulan September ketika Fed menerbitkan proyeksi baru dan dot plot,” katanya. “Sampai saat itu, lebih masuk akal untuk mengawasi perkembangan pandemi dan data ekonomi saat ini,” tambah Praefcke.

Sementara itu, data ekonomi yang dirilis malam ini, hampir tidak digubris oleh Dolar AS. Klaim Pengangguran mingguan AS kembali menurun, dari 377,000 menjadi 348,000. Jumlah orang yang mengajukan tunjangan tersebut juga lebih kecil daripada perkiraan sebelumnya di 362,000.

“Kami dapat menyimpulkan bahwa perekrutan tetap kuat pada bulan Agustus, menunjukkan bahwa laporan pekerjaan cukup sehat untuk bulan ini,” kata Robert Frick, ekonom korporat di Navy Federal Credit Union di Wina, Virginia.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2021. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.