Dolar Terdukung Data Manufaktur AS dan Akuisisi First Republic Bank

Dolar AS menguat setelah data manufaktur ISM AS dilaporkan menguat meski masih dalam kategori kontraksi. Aktivitas manufaktur AS bulan April, menduduki posisi ke 47.1, naik dari sebelumnya di 46.3 dan lebih tinggi daripada ekspektasi 46.8. Data PMI ISM Manufaktur AS yang lebih baik tersebut, memantik ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed yang kebijakannya akan diputuskan pekan ini.

Indeks Dolar AS naik 0.45% ke 102.12 seperti grafik di bawah ini. EUR/USD turun 0.45% to $1.097, dan USD/JPY melonjak 78% ke 137.35. Poundsterling juga melemah terhadap Dolar AS dengan diperdagangkan di $1.2498, turun 0.59% hari ini.

Penguatan Dolar AS tampak cukup mencolok di sesi perdagangan Senin (01/Mei) malam ini. Hal itu juga dikarenakan oleh pasar saham yang sedang dilanda kabar kolapsnya perbankan AS kembali. JPMorgan Chase & Co akan mengambil alih sebagian besar aset First Republic Bank (FRB)–bank komersial AS–yang disita oleh regulator perbankan AS. Kasus ini menjadi yang kasus kegagalan perbankan AS ketiga dalam dua bulan terakhir.

“Ini (akuisisi JPMorgan terhadap FRB) memang menghilangkan ketidakpastian bank terbaru. Namun, masih ada ‘alasan bagus untuk duduk dan menunggu (wait and see)’ sampai kita melewati minggu ini.

“Kita memiliki banyak sekali data yang keluar minggu ini. Tidak tahu apakah ‘cioppino’ kita akan menjadi panas, ringan, atau di antara keduanya. Itulah sebabnya pasar berada di sekitar level yang segini-segini saja,” kata Pavlik menganlogikan pasar keuangan sebagai makanan.

~ Robert Pavlik, manajer portofolio senior di Dakota Wealth di Fairfield, Connecticut.

Pekan ini, Rapat FOMC yang akan dimulai Selasa dan Rabu besok, akan menjadi fokus pasar. Sebagian besar memperkirakan kenaikan suku bunga 25 basis poin. Di samping itu, pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell dalam konferensi pers pasca rapat juga akan diperhatikan guna mendapatkan petunjuk, apakah suku bunga The Fed akan dipotong. Pasalnya, bank-bank AS kolaps satu per satu gegara suku bunga yang dinilai terlalu tinggi.

One Response to “Dolar Terdukung Data Manufaktur AS dan Akuisisi First Republic Bank”

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2024. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.