Dolar Terangkat Yield, EUR/USD Turun

Dolar AS naik di sesi perdagangan Selasa (07/September) malam ini, menjauhi level rendah akhir pekan. Kenaikan yield obligasi AS menjadi faktor utama pendongkrak bullish Dolar. Indeks Dolar naik 0.30% ke 92.48 saat berita ini ditulis.

Shaun Osborne, analis dari Scotiabank mengatakan bahwa sell-off Dolar akhir pekan lalu mungkin sudah mulai membentuk dasar jangka pendek saat ini. Sedangkan wacana tapering The Fed–meski tidak diumumkan pada bulan ini–masih berpeluang dilaksanakan pada akhir tahun.

“Federal Reserve menurut kami masih cenderung bergerak menuju tapering pada akhir tahun ini. Ekonomi AS kemungkinan akan berkinerja relatif kuat. Jadi, perkiraan kami penurunan Dolar AS (minggu lalu) adalah penurunan minor. Pelemahan dolar yang kecil boleh jadi merupakan peluang beli.” komentar Osborne.

Di samping itu, penguatan Dolar AS malam ini juga didukung oleh kenaikan yield obligasi sebelum pemerintah AS akan menjual obligasi senilai $120 miliar dalam pasokan baru minggu ini. Adapun rinciannya adalah $58 miliar untuk tenor 3-tahunan, $38 miliar untuk 10-tahunan dan $24 miliar dalam obligasi 30-tahunan.

Saat ini, yield obligasi 10-tahunan AS diperdangkan di 1.366%, naik dari 1.299% pada hari Jumat sebelum data Ketenagakerjaan AS dirilis. Tim analis Brown Brothers Harriman mengatakan bahwa kenaikan yield telah membantu indeks dolar untuk menutup kerugian pasca-NFP dan menambahnya sedikit.

EUR/USD Nantikan Rapat ECB

Kenaikan yield obligasi US Treasury membuat para investor memotong posisi short Dolar mereka terhadap Euro, sebelum rapat European Central Bank digelar pekan ini. EUR/USD turun 0.22% ke 1.1844, melandai dari puncak yang terbentuk tanggal 03 September pasca laporan NFP AS.

Sebagian analis memperkirakan bahwa Lagarde dan rekan-rekannya akan memangkas dana bantuan Pandemic Emergency Purchase Programme (PEPP) dari 80 miliar euro, menjadi 60 miliar euro. Namun, sebagian lainnya memperkirakan bahwa tapering stimulus pandemi tersebut butuh waktu, bergantung pada perkembangan pandemi dan data ekonomi.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2021. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.