Dolar Melejit Bersama Rekor Inflasi AS

Dolar AS naik pesat terhadap mata uang-mata uang mayor di sesi perdagangan Rabu malam, berbalik dari pelemahan yang terbentuk sejak tiga hari sebelumnya. Inflasi Konsumen (CPI) AS dilaporkan naik ke rekor tertinggi sejak 1990. Akibatnya, pasar khawatir jika inflasi memang sudah lebih tinggi daripada antisipasi The Fed.

Dalam basis bulanan, CPI AS naik 0.9% bulan Oktober, setelah 0.4% di bulan sebelumnya. Dalam basis tahunan, inflasi AS sudah tembus 6.2%, lebih tinggi daripada perkiraan para analis di 5.8%.

Minggu lalu, The Fed masih berpegang pada pandangan bahwa inflasi saat ini hanya bersifat sementara. Akan tetapi, sebagian investor khawatir bahwa menyepelekan kenaikan harga dapat menyebabkan pengambilan kebijakan yang keliru.

“Ini merupakan angka (CPI) yang mengejutkan, menguat di luar dugaan … Inflasi utama cenderung akan sangat persistent. Jika terus berada di kisaran 3.5% year-over-year, maka total kenaikan Inflasi CPI tampaknya tidak akan terbukti sementara saja,” ungkap Greg Anderson, analis dari BMO Capital Markets.

“Pasar sedang mengambil posisi lebih banyak pada kenaikan suku bunga The Fed sebagai hasil dari laporan inflasi kali ini,”

Anderson menambahkan bahwa salah satu reaksi yang paling mencolok dari laporan mengenai inflasi AS ini adalah penurunan Peso Meksiko terhadap Dolr AS. Padahal sebelumnya, mata uang Meksiko cukup kuat 0.27% setelah sempat meraih lebel tertinggi sejak 29 Oktober.

Terhadap Yen, Dolar AS menguat 0.7% ke 113.675, berbalik dari pelemahan satu bulan di sesi sebelumnya. Kenaikan inflasi AS juga membawa Dolar mengungguli Euro, dengan EUR/USD yang tersungkur 0.32% ke $1.1559.

Pekan lalu, Ketua The Fed Jerome Powell dan wakilnya Richard Clarida – masih berpendapat bahwa ketidakseimbangan saat ini pada akhirnya akan surut. Tepatnya, ketika rantai pasokan global dan pasar tenaga kerja telah pulih.

Kendati demikian, Powell dan Clarida tetap mengindikasikan bahwa The Fed akan memantau situasi dengan cermat dan siap menggunakan perangkat dan kebiijakan yang dimiliki bank sentral jika memang diperlukan.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2021. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.