Dolar Kanada Naik, Data WHO Dan Pidato Gubernur Baru BoC

Dolar Kanada menguat terhadap Dolar AS di sesi perdagangan Senin malam. Para investor bertaruh bahwa pemulihan ekonomi tidak akan terancam oleh kenaikan infeksi virus Corona babak dua. Selain itu, ada pula dampak dari pernyataan Gubernur baru Bank of Canada, Tiff Macklem yang menggantikan Stephen Poloz.

Berdasarkan laporan WHO yang dirilis pada hari Minggu kemarin, secara global terdapat tambahan 183,020 kasus. Kasus terbanyak terjadi di Amerika Utara dan Selatan. Sementara itu, jumlah kasus secara global saat ini mencapai 9 juta secara akumulatif.

Alih-alih lari ke aset aman, para investor justru mengabaikan data tersebut. Saham-saham dunia menguat dari Loss di sesi sebelumnya. Sedangkan Dolar AS melorot, karena para investor tetap berani membeli mata uang-mata uang komoditas.

Pidato Gubernur BoC Tiff Macklem

Terlepas dari ancaman virus Corona babak dua, para investor, sedang bertaruh bahwa bank sentral Kanada dapat menjadi bank sentral mayor yang menaikkan suku bunga setelah pandemi. Mereka menilai, gubernur BoC yang baru ini akan sukses meyakinkan pasar untuk tidak mengekspektasikan suku bunga negatif.

Tiff Macklem, menyampaikan pidato pertamanya sebagai gubernur bank sentral Kanada, malam ini. Ia mengatakan, bank sentral tersebut mengekspektasikan bahwa suplai barang dan jasa akan naik kembali, lebih cepat dibandingkan permintaan dari konsumen yang masih memulihkan diri dari pandemi. Hal ini, menurut Macklem, berpotensi menurunkan inflasi.

macklem

Pemimpin baru BoC tersebut juga mengatakan bahwa pemerintah dan program pembelian obligasi yang dilancarkan bank sentral, akan efektif membantu ekonomi Kanada pulih dari pandemi. Hal itu akan disertai dengan inflasi yang kembali ke level 2 persen meskipun harus turun terlebi dahulu dalam waktu dekat ini.

“Target inflasi adalah rambu, yang kami gunakan sebagai petunjuk dalam membuat kebijakan,” kata Macklem dalam pidatonya. “Kebijakan yang lebih jauh, akan dikalibrasikan untuk menyediakan derajat kebutuhan akomodasi kebijakan moneter, yang merupakan syarat dalam mencapai target inflasi.”

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2020. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.