Dolar Australia Tertekan Data Retail Sales Dan Bullish USD

Penjualan Ritel Australia merosot di bulan Juni, seiring dengan Lockdown yang diberlakukan kembali oleh pemerintah Australia. Merebaknya kembali kasus infeksi virus Corona di negara tersebut membuat pembatasan mobilitas harus kembali diberlakukan. Outlook pertumbuhan Australia pun terancam.

Retail Sales Australia bulan Juni anjlok hingga -1.8% dibandingkan dengan bulan sebelumnya di 0.4%. Penurunan tersebut merupakan yang terbesar dalam tahun ini, serta lebih rendah daripada ekspektasi penurunan ke -0.4%.

“Kami mengekspektasikan Penjualan Ritel akan jatuh kembali di bulan Juli, seiring dengan kian intensifnya lockdown di wilayah Sydney. Sedangkan Melbourne dan Australia Selatan baru memulai lockdownnya pekan ini,” ungkap ekonom ANZ dalam catatan yang dirangkum Reuters. “Seiring dengan peningkatan risiko lockdown Sydney, maka risiko perlambatan pemulihan ikut melambat.”

Menyusul laporan tersebut, Dolar Australia semakin tertekan terhadap Dolar AS. Saat berita ini ditulis pada Rabu siang, AUD/USD turun 0.51% ke 0.7291, menuju level rendah 24 November.

Selain karena data Retail Sales Australia yang mengecewakan, penguatan Dolar AS juga menambah tekanan bagi Dolar Asutralia. Indeks Dolar AS naik 0.1% dan bertahan di kisaran puncak tiga setengah bulan terhadap rival-rival mayornya. Sedangkan yield obligasi US Treasury naik dari level rendah lima bulan. Saham-saham Asia juga naik setelah penurunan tajam dalam dua sesi berturut-turut.

“Dolar AS tampaknya memiliki arus dukungan yang cukup,” kata analis Westpac Sean Callow di Sydney.

“Kondisi umum rival Dolar AS saat ini tampak seolah-olah membutuhkan banyak hal untuk menggagalkan narasi dasar (penguatan) dolar, setidaknya sampai konferensi Jackson Hole,” tambahnya, merujuk pada simposium Agustus di Wyoming di mana Federal Reserve dapat mengumumkan pengurangan pembelian obligasinya.

“Untuk saat ini, kita mungkin akan lebih suka menyimpan membiarkan Long Dolar selama beberapa minggu ke depan.”

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2021. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.