Dolar AS Tertahan Di Level Rendah Pasca Notulen FOMC

Dolar AS tertahan di level rendah 10 hari, setelah penurunan yang cukup tajam pasca rilis risalah rapat FOMC tadi malam. Ekspektasi tapering The Fed bulan depan dan kenaikan Inflasi AS, tak banyak membantu Dolar di tengah kenaikan minat risiko. Saat berita ini ditulis, Indeks Dolar AS diperdagangkan di 94.0 dengan volume perdagangan yang tipis.

“Pergerakan hari ini masih tentang sedikit membeli rumor dan menjual fakta (buy the rumour, sell the fact),” kata Vassili Serebriakov, FX dan ahli strategi makro di UBS.

“Pasar masih mempertahankan posisi Long pada Dolar. Menurut saya, kita melihat sedikit kemunduran hanya karena pasar menarik kembali sebagian dari bullish dolar,”

“Di sisi lain, minat risiko membuat para investor memilih untuk membeli mata uang seperti Euro. Dalam jangka pendek pasar akan digerakkan isu-isu antara lain: peningkatan minat risiko di tengah risiko pada pertumbuhan ekonomi, pelonggaran inflasi, serta pasar ekuitas AS yang dibuka menguat untuk sesi hari ini. Hal-hal tersebut mungkin menambah kelemahan dolar safe-haven,” imbuh Serebriakov.

Notulen FOMC: Tapering Akan Dimulai November

Risalah rapat FOMC yang dirilis pada Kamis dini hari tadi menyebutkan bahwa Federal Reserve akan memulai pengurangan stimulus ekonomi secepatnya pada bulan Oktober mendatang.

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa bank sentral AS merasa bahwa tujuan ekonomi sudah nyaris tercapai. Oleh karena itu, normalisasi kebijakan dengan cara mengurangi pembelian aset bulanan (tapering) dapat segera dimulai.

Dalam proses tersebut, The Fed akan mengurangi pembelian obligasi senilai $120 miliar per bulan secara bertahap. Notulen menunjukkan bahwa bank sentral kemungkinan akan memulainya dengan cara memotong $10 miliar pembelian obligasi US Treasury, dan $5 miliar untuk Mortgage-Backed Securities (MBS).

Targetnya, pembelian akan berakhir seluruhnya di pertengahan tahun 2022. Risalah rapat juga menuliskan bahwa secara umum, para peserta menilai dan menyajikan data bahwa pemulihan ekonomi berjalan pada jalurnya. Kesimpulannya, tapering secara bertahap hingga pertengahan tahun depan kemungkinan akan menjadi kebijakan yang sesuai.

“Para peserta mengetahui bahwa apabila keputusan untuk memulai tapering pembelian aset terjadi pada rapat berikutnya, maka proses tapering dapat dimulai dengan kalender pembelian aset pada pertengahan November atau pertengahan Desember,” tulis notulen tersebut.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2021. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.