Dolar AS Telah Pulih Pasca Dihantam Data NFP AS

Sempat anjlok akhir pekan lalu setelah data Non Farm Payroll AS, Dolar AS sudah menguat kembali di sesi perdagangan Selasa malam ini. Mata uang tersebut terangkat menantikan rilis data inflasi AS yang akan diumumkan pada hari Kamis mendatang. Saat berita ini ditulis, Indeks Dolar AS diperdagangkan di kisaran 90.08.

Analis Lombard Odier dari Vasileios Gkionakis mengatakan, data inflasi AS diperkirakan akan tinggi, karena akan dibandingkan dengan inflasi yang menurun tajam akibat dampak COVID-19 tahun lalu. Meski demikian, The Fed tetap akan menilainya sebagai kondisi sementara saja dan memerlukan pantauan lebih lanjut.

NFP AS Minggu Lalu Tak Penuhi Ekspektasi

NFP AS bertambah 559,000 pekerjaan di bulan Mei lalu, terdongkrak oleh semakin meluasnya implementasi. Meskipun lebih tinggi daripada 278,000 pekerjaan sebelumnya, tetapi perolehan tersebut kurang dari harapan.

Di waktu yang sama, Tingkat Pengangguran AS dilaporkan turun dari 6.1% ke 5.8% di bulan Mei. Level ini sedikit lebih baik daripada ekspektasi. Sementara angka Average Hourly Earning bulanan turun dari 0.7% menjadi 0.5 persen. Data tersebut juga lebih baik, karena ekspektasinya akan jeblok hingga 0.2%.

Pasar yang sempat optimistis bahwa data NFP AS akan melejit. Dengan harapan, hal itu akan mendorong The Fed untuk segera mengetatkan moneter. Namun, perkiraan mereka salah dan akhirnya kembali bimbang. “Kabar buruk dari ekonomi adalah kabar baik bagi kebijakan ultra akomodatif The Fed. Posisi Dolar AS masih sulit,” komentar Edward Moya dari OANDA.

Menjelang laporan Ketenagakerjaan AS, posisi Short Dolar AS terpantau sangat kuat. Kondisi tersebut membuat pasar menajdi hipersensitif terhadap sugesti apapun yang mengarah pada perubahan arah mata uang, ataupun perubahan dalam prospek suku bunga.

Para ahli strategi valuta asing dalam jajak pendapat Reuters memiliki pendapat yang berbeda-beda mengenai arah jangka pendek Dolar AS, setelah mata uang tersebut melemah dalam dua bulan. Pasalnya, mereka tak bisa berbuat banyak selain menunggu sinyal yang lebih jelas dari para pembuat kebijakan. Untuk pekan ini, Dolar AS diperkirakan akan terdukung kembali oleh data inflasi AS.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2021. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.