Dolar AS Tambah Penurunan Di Awal Pekan NFP

Dolar AS menambah penurunannya lagi di sesi perdagangan Senin malam ini, setelah pelemahan di akhir pekan lalu. Para investor belum menunjukkan minat untuk kembali membeli Dolar AS, menjelang rilis data Ketenagakerjaan Amerika Serikat pekan ini. Data tersebut diekspektasikan dapat memberi petunjuk tentang kebijakan moneter The Fed ke depan.

Indeks Dolar AS, yang mengukur kekuatan Dolar terhadap enam mata uang mayor, turun 0.28% ke 93.80 saat berita ini diturunkan. Padahal pekan lalu, Indeks Dolar juga turun 0.18% ke level rendah satu setengah tahun.

Sebagian pasar global hari ini sedang tutup dalam rangka libur nasional di negara masing-masing. Termasuk di antaranya pasar China dan pasar Korea Selatan. Sedangkan data ekonomi AS tak ada rilis malam ini, sehingga data Ketenagakerjaan, khsususnya Non Farm Payroll, Jumat mendatang akan sangat diperhatikan.

“NFP akan menjadi pusat perhatian pasar minggu ini,” kata Brad Bechtel, analis dari Jefferies New York.

Data NFP AS diekspektasikan akan menunjukkan peningkatan dalam pasar tenaga kerja. Polling Reuters memperkirakan 488,000 pekerjaan akan ditambahkan di bulan September.

The Fed Akan Bereaksi Jika NFP AS Sangat Mengecewakan

The Fed sendiri telah memberi sinyal untuk mulai mengurangi stimulus bulanan secepatnya pada November mendatang. Namun, pasar khawatir jika data ketenagakerjaan mengecewakan maka rencana tersebut bakal ditunda.

“Akankah The Fed akan bereaksi negatif dengan perolehan (NFP) AS sekitar 300,000? Sepertinya tidak. Dengan momentum tapering yang sudah sangat tinggi, The Fed akan mengalami kesulitan untuk membalikkan keadaan setelah data-data yang meleset dari ekspektasi sebelumnya, sehingga secara keseluruhan terbilang sangat fluktuatif.” jelas Bechtel lago.

“Apabila kita mendapatkan hasil yang lebih ekstrem, misalnya seperti data NFP yang negatif, maka kita baru mungkin akan melihat cerita yang berbeda dan The Fed terpaksa akan setidaknya mengambil jeda.”

Terlepas dari berbagai spekulasi mengenai data NFP AS, para spekulan di pasar FX semakin bullish pada mata uang AS dalam beberapa pekan terakhir. Berdasarkan data pada Jumat lalu, taruhan net long pada dolar AS naik ke level tertinggi sejak Maret 2020.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2021. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.