Dolar AS Stabil Kuat Pasca Data Inflasi Dan GDP AS Pekan Ini

Dolar AS stabil di kisaran 90, pada sesi perdagangan Jumat malam karena para trader mempertahankan posisi mereka menjelang akhir bulan. Data-data ekonomi AS yang telah dirilis pekan ini sedang dicerna. Adapun yang paling diantisipasi adalah data Inflasi dan Pertumbuhan (GDP) ekonomi AS.

Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa Indikator Inflasi Kunci AS (PCE Inflation) naik lebih tinggi daripada ekspektasi, yakni mencapai 3.1% di bulan April. Sedangkan Core Inflation naik 0.7%, lebih tinggi daripada 0.4% di bulan Maret, dan ekspektasi 0.6%.

Data inflasi PCE merupakan data yang diperhatikan oleh The Fed dalam menentukan kebijakan. Menurut Brian Price dari Commonwealth Financial Network, pasar masih memegang pernyataan The Fed yang mengesampingkan lonjakan inflasi saat ini. Namun, angka tersebut jelas sudah lebih tinggi daripada target inflasi 2% The Fed. Jika terus begitu, maka narasi The Fed berpotensi berubah.

Data GDP AS

Sebelumnya, data GDP AS juga dirilis. Pertumbuhan ekonomi AS di kuartal pertama tahun ini terbilang stabil meski di bawah ekspektasi. Gross Domestic Product (GDP) AS dilaporkan tak berubah dari estimasi advanced di 6.4%. Sedangkan para ekonom Wall Street Journal mengekspektasikan naik ke 6.6%. Namun demikian, jika dibandingkan dengan kuartal akhir tahun lalu yang hanya 4.3%, maka perolehan GDP kali ini lebih baik.

Departemen Perdagangan AS mengatakan bahwa kenaikan GDP, yang merupakan total output barang dan jasa dalam perekonomian, masih sama dengan estimasi pertama pemerintah pada bulan lalu. Sektor pengeluaran konsumen yang mengambil porsi dua pertiga dari kegiatan ekonomi memang direvisi naik, tetapi tertahan dengan pertumbuhan ekspor yang lebih lemah.

Para pengamat menilai positif pada data GDP AS kuartal pertama 2021 tersebut. Salah satunya adalah Gregory Daco, ekonom Oxford Economics. Menurutnya, walaupun sebagian data ekonomi bulan April mengecewakan, tetapi pertumbuhan ekonomi AS kuartal pertama tampak mekar dan akan semakin berkembang di musim panas ini. Daco memperkirakan pertumbuhan ekonomi AS tahun 2021 akan mencapai 7.7%, tertinggi sejak tahun 1951, dengan kenaikan belanja konsumen hingga 9.5%.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2021. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.