Dolar AS Naik Tipis Pasca Data PMI ISM Manufacturing AS

The Institute for Supply Management (ISM) melaporkan bahwa indeks PMI Manufaktur AS naik ke 61.2 dari 60.7 pada bulan April. Angka tersebut juga melebihi ekspektasi konsensus di 60.8. Aktivitas manufaktur di AS mengambil porsi 11.9% dari keseluruhan PDB-nya.

Peningkatan aktivitas manufaktur AS disebabkan oleh banyaknya permintaan yang tertahan di tengah normalisasi ekonomi negara tersebut. Akan tetapi, masih banyak pula pekerjaan manufaktur yang menumpuk dan belum terselesaikan, karena kekurangan suplai material serta tenaga kerja akibat pandemi.

Penyebab dari kekurangan material tersebut adalah akibat dari perubahan permintaan yang tadinya berbentuk jasa pada saat pandemi, menjadi berupa barang. Selain itu, penyebaran virus Corona yang belum benar-benar berhenti membuat ketersediaan tenaga kerja manufaktur pun terbatas.

Dua Pendorong Yang Saling Bertentangan

Sempat tak merespon dan bergeming di level rendah beberapa saat pasca rilis data PMI ISM Manufacturing, Dolar AS akhirnya menguat. Di sesi perdagangan Rabu sore ini, Indeks Dolar naik 0.24% ke 90.139. Peningkatkan level PMI Manufaktur AS diharapkan dapat memicu The Fed untuk menormalisasi kebijakan moneter.

“Pasar forex tampaknya terjebak di antara dua pendorong yang saling bertentangan. Di satu sisi, kita memiliki sejumlah besar likuiditas dolar di pasar uang global berkat QE Fed dan pelepasan kepemilikan kas di bawah rekening umum (TGA) Departemen Keuangan AS,” kata Valentin Marinov, kepala penelitian G10 FX di Kredit Agricole.

“Menurut kami, masa likuiditas dolar yang murah hati seperti demikian mungkin akan segera berakhir. Kami juga yakin bahwa Dolar dapat segera mendapat manfaat dari pemulihan suku bunga di pasar uang AS dan bahkan imbal hasil Treasury AS.”

Sehubungan dengan dampak negatif dari kelebihan pasokan likuiditas dolar mulai memudar dalam beberapa minggu mendatang, maka dampak positif dolar dari peningkatan pesat fundamental AS dapat semakin intensif, tambah Marinov.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2021. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.