Dolar AS Naik Merespon Komentar Bullard The Fed

Dolar AS memantul naik dari level rendahnya di sesi perdagangan Kamis malam ini, setelah salah seorang presiden The Fed menyinggung soal pentingnya tapering dalam waktu dekat. Komentar tersebut mendorong Dolar menembus level resisten, bahkan meskipun data GDP AS menurun.

Saat berita ini ditulis, Indeks Dolar yang mengukur kekuatan Dolar AS terhadap mata uang-mata uang lain, naik 0.17 persen ke 92.97. Lonjakan indeks Dolar bahkan sempat menembus level resisten di 93.

Presiden The Fed untuk wilayah St. Louis, James Bullard, mengatakan bahwa ia skeptis bahwa inflasi akan melunak dalam laju yang moderat. Oleh sebab itulah, bank sentral AS perlu memulai tapering terhadap program pembelian obligasi.

“Kita harus segera taper, dan mengakhirinya di akhir kuartal pertama tahun depan. Setelah itu, kita dapat mengevaluasi inflasi, atau bagaimana situasinya,” kata Bullard dalam wawancaranya dengan CNBC.

Komentar Bullard Akan Segera Diabaikan

Komentar Bullard datang ketika simposium tahunan The Fed di Jackson Hole, Wyoming akan segera dibuka. Sorotan utama pasar adalah pidato Ketua Fed Jerome Powell pada hari Jumat. Meski demikian, Powell mungkin tidak menawarkan beberapa petunjuk baru tentang kapan Fed dapat mulai mengurangi pembelian aset besar-besaran, kata para analis.

Menurut analis Steve Ricchiuto dari Mizuho Securities, dua minggu lalu indeks Dolar juga naik ke atas 93. Saat ini, indeks Dolar masih menguji level tersebut, sejak level tersebut menjadi support.

“Pasar mungkin akan segera mengabaikan pernyataan Bullard malam ini. Pasalnya, pejabat The Fed tersebut tak memiliki hak suara dalam FOMC. Namun, komentar Bullard tetap didengar dan diamati apakah memiliki suatu dampak,” imbuh Ricchiuto. “Saya rasa kita tidak akan melihat Dolar AS berbalik (trend naik) terlalu cepat.”

Pergerakan pasar mata uang tampak minim menjelang pidato Powell. Volatilitas EUR/USD tersirat pada level terendah satu minggu.

Pasar sedang menilai bagaimana Fed akan bereaksi terhadap inflasi. Kenaikan inflasi bisa jadi tidak sementara seperti yang telah diperkirakan. Oleh karena itu, The Fed akan diamati apakah tetap berpegang pada kerangka kebijakan baru untuk membiarkan inflasi menjadi sangat tinggi.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2021. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.