Dolar AS Menguat Merespon Kenaikan Penjualan Ritel

Dolar AS lanjutkan kenaikan setelah data Retail Sales dilaporkan tetap tumbuh meski inflasi meningkat. Indeks Dolar melanjutkan reli dengan kenaikan 0.29% ke 95.7 di sesi perdagangan Selasa (16/November) malam. Menurut analisis Fiona Cincotta dari City Index, kuatnya Retail Sales dinilai akan menjadi sinyal yang dapat mendesak The Fed untuk segera menaikkan suku bunga.

Depertemen Perdagangan AS melaporkan Retail Sales AS naik 1.7% di bulan Oktober (MoM). Perolehan tersebut lebih tinggi daripada 0.8% di bulan September, serta ekspektasi kenaikan 1.4%. Sedangkan Core Retail Sales, naik 1.7% di bulan Oktober, lebih tinggi dari sebelumnya dan ekspektasi kenaikan 1.0%.

Data Retail Sales yang tetap solid menunjukkan bahwa kenaikan harga akibat inflasi, tidak mempengaruhi aktiviotas belanja konsumen di AS. Lagipula, pertumbuhan sektor ketenagakerjaas AS yang terakhir pun solid dan sektor jasa juga menggeliat, usai terpuruk ke laju terendah di kuartal ketiga lalu.

“Kuatnya kondisi ketenagakerjaan, upah dan kesejahteraan, seiring dengan naiknya tabungan masyarakat, telah menjadi lebih dari sekadar kompensasi bagi inflasi atas pukulan inflasi terhadap daya beli,” ungkap Sal Guatieri, ekonom BMO Capital di Toronto. “Untuk Saat ini, baik konsumen maupun maupun ekonomi, secara agregat, ingin menutup tahun dengan catatan kenaikan.”

Selain itu, data Retail Sales AS malam ini juga mematahkan kekhawatiran akan lesunya Sentimen Konsumen UoM yang dirilis pekan lalu. Para ekonom tak yakin jika penurunan sentimen konsumen akan lantas berdampak pada belanja konsumen. Warga Amerika telah membukukan tabungan setidaknya $2 triliun di bank selama pandemi.

“Pelemahan kepercayaan (konsumen) yang berkelanjutan ini tidak menjamin perubahan segera pada perkiraan jangka pendek kami terhadap belanja konsumen. Pasalnya faktor-faktor lain yang lebih penting, terutama pendapatan riil yang dapat dibelanjakan, bertahan stabil pada tingkat tinggi,” kata Scott Hoyt, ekonom senior. di Moody’s Analytics.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2021. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.