Dolar AS Mengawali 2022 Dengan Lonjakan

Dolar AS unggul terhadap rival-rival mayornya di hari pertama pembukaan pasar, Senin (03/Januari) malam ini. Kenaikan sentimen risiko pasar telah mengangkat ekuitas Eropa dan yield obligasi pemerintah AS. Volume perdagangan yang terbatas karena pasar Eropa masih libur, turut menyebabkan kenaikan Dolar AS tampak sangat signifikan.

Yield 10-tahunan US Treasury berfluktuasi di sepanjang 2021 di tengah kekhawatiran tentang pandemi virus corona dan inflasi karena Federal Reserve melonggarkan kebijakan moneter longgar era pandemi. Bank sentral AS tersebut berencana untuk mempercepat pengurangan pembelian obligasi bulanan pada awal tahun ini.

The Fed juga mengekspektasikan untuk mulai menaikkan suku bunga setelah tapering berakhir. Oleh karena itu, sebagian besar analis memperkirakan imbal hasil Treasury bakal merayap lebih tinggi pada 2022. “Anda telah melihat lonjakan imbal hasil, penurunan S&P, dan itu seperti ledakan ganda. Anda mendapatkan permainan yield dan kombinasi minimnya risk-off,” kata Erik Bregar, presiden dan CEO di Bregar Capital Corp di Toronto. “Saat ini hasil adalah pendorongnya.”

Indeks Dolar melejit 0.62% ke 96.27 saat berita ini ditulis. Sedangkan saham-saham Eropa STOXX 600 tembus rekor tertinggi dan saham berjangka AS menciptakan sesi yang positif di Wall Street.

Indeks Dolar AS (DXY)

Adapun mata uang-mata uang mayor lain mengalah mundur dari Dolar AS malam ini. Yen mundur sampai 115.36 per Dolar, terendah sejak akhir November. Namun, secara bertahap mulai menguat ke 115.15. Euro tergelincir 0.21% ke $1.1345 setelah yield obligasi 10-tahunan Jerman melonkak sekitar empat basis poin.

Awal tahun 2022, masih diwarnai dengan infeksi virus Corona varian Omicron. Rata-rata kasus dalam tujuh hari di AS melampaui 400.000 pada hari Minggu. Hal itu mencerminkan peningkatan infeksi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan memicu kekhawatiran tentang layanan kesehatan nasional. Namun risiko fatalnya yang terbilang rendah, membuat kebijakan Lockdown diperkirakan belum diperlukan kembali di beberapa wilayah.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2022. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.