Dolar AS Melemah Di Tengah Kenaikan Kasus Covid-19

Dolar AS melemah di sesi perdagangan Senin malam, meski masih dalam rentang tinggi tiga pekan. Para investor tengah mencari aset aman, di tengah ancaman pandemi babak dua sehubungan dengan meningkatnya infeksi virus Corona di Amerika.

Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan Dolar terhadap mata uang-mata uang lain, turun 0.6 persen ke 97.07 saat berita ini ditulis. Sedangkan USD/JPY stabil di kisaran 106.89, level rendah sejak akhir pekan. Mata uang-mata uang komoditas seperti Aussie dan Kiwi, juga terpantau menguat terhadap Dolar AS.

dxy

“Penggerak utama masih tentang kekhawatiran akan penyebaran virus Corona dan kerentanan kecepatan pemulihan global. Hal itu menekankan bahwa forex masih kuat versus korelasi risiko.” kata analis Danske Bank dalam catatan oleh Investing.

Berdasarkan laporan WHO yang dirilis pada hari Minggu kemarin, secara global terdapat tambahan 183,020 kasus. Kasus terbanyak terjadi di Amerika Utara dan Selatan. Sementara itu, jumlah kasus secara global saat ini mencapai 9 juta secara akumulatif.

Di sisi lain, EUR/USD menguat 0.74 persen ke 1.1259, level tertinggi dalam tiga hari terakhir. Hal ini menyusul kegagalan para pemimpin Uni Eropa untuk menyepakati rencana strukturisasi dana penanganan pemulihan akibat Covid-19, sebesar 750 juta euro.

Danske Bank menyebutkan, penyebab kegagalan kesepakatan itu tampaknya bukan soal besarnya dana. Melainkan, mengenai bentuk distribusi dana tersebut, apakah akan berupa hibah ataukah pinjaman. Hal itu dapat dilihat dari komentar-komentar para petinggi Uni Eropa saat rapat kemarin.

Hal ini membuktikan adanya halangan yang cukup pelik. Empat negara anggota Uni Eropa, yakni Swedia, Denmark, Austria, dan Belanda, menunjukkan suara yang sangat vokal menentang jika dana akan diberikan berupa hibah. Selanjutnya, para pimpinan Uni Eropa akan kembali rapat untuk mencapai kesepakatan sebelum libur musim panas, atau sekitar akhir Juli.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2020. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.