Dolar AS Di Level Rendah, Tertahan Sikap Dovish The Fed

Dolar AS naik tipis tetapi masih di level rendah mingguan. Kebijakan moneter The Fed yang masih pada komitmen suku bunga rendah untuk beberapa waktu, membuat pasar tak menemukan alasan untuk membeli Dolar AS. Di sesi perdagangan Jumat siang ini, Indeks Dolar AS diperdagangkan di 90.65, level rendah sejak tanggal 26 Februari.

Indeks Dolar sedang dalam jalur penurunan mingguan sebanyak 0.2 persen, dengan total penurunan 2.8 persen di bulan April ini. Penurunan bulanan tersebut menjadi yang terbesar kedua setelah penurunan 4 persen pada Juli tahun lalu.

Kamis kemarin, The Fed mengumumkan bahwa suku bunga dan pembelian obligasi tak diubah. Ketua The Fed Jerome Powell menyatakan bahwa ekonomi AS menunjukkan pertumbuhan. Akan tetapi, data yang ada belum cukup membuktikan jika kemajuan tersebut akan berkelanjutan. Oleh karena itu, perubahan kebijakan belum dapat dilakukan dalam waktu dekat.

Kemarin malam, data GDP AS dalam basis kuartalan dilaporkan naik 6.4 persen. Meski lebih tinggi daripada kuartal sebelumnya di 4.3 persen, tetapi angka tersebut masih kurang dari eskpektasi 6.8 persen.

Sementara itu, Klaim Pengangguran mingguan AS terbaru juga tak sebaik perkiraan. 553,000 orang tercatat masih mengajukan tunjangan pengangguran pada pekan lalu. Angka tersebut masih lebih banyak daripada ekspektasi 545,000 orang saja.

Padahal, data-data ekonomi yang membaik kemungkinan dapat mendorong bank sentral AS untuk melakukan tapering AS lebih awal sehingga pada gilirannya akan menaikkan kembali Dolar AS.

Menurut tim analis Westpac, DXY mungkin akan menunjukkan upaya rebound dalam beberapa hari ke depan, dengan fokus pasar yang akan beralih pada ekspektasi NFP April. Namun, sikap dovish The Fed kemungkinan akan membatasi penguatan tersebut.

Dalam jangka pendek, Indeks Dolar juga berpotensi turun ke bawah 90 dari 90.6 saat ini. Namun demikian, trend depresiasi DXY dipandang hanya sebagai reaksi terhadap isu yang sedang berlangsung, dan bukan sebuah penurunan yang signfikan.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2021. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.