Bullish Dolar Terdukung Lonjakan Infeksi Baru Dan Data AS

Dolar AS masih berusaha mempertahankan penguatannya, di sesi perdagangan Jumat pagi. Kekhawatiran pasar akan merebaknya infeksi virus Corona di Amerika Serikat pasca pembukaan ekonomi, menjadi salah satu faktor yang mempertahankan bullish Dolar.

Indeks Dolar AS, yang mengukur kekuatan Dolar terhadap mata uang-mata mayor, berada pada posisi 97.360, telah menghapus sebagian besar loss-nya minggu ini. Terhadap Yen, Dolar AS diperdagangkan di 107.09, setelah naik setengah persen di sesi perdagangan semalam. Dalam satu pekan ini, USD/JPY telah mengumpulkan gain 0.2 persen.

uj

Ragam Data Ekonomi AS

Kemarin malam, data ekonomi AS yang dirilis menunjukkan hasil yang beragam. Gross Domestic Products (GDP) AS untuk estimasi final, tidak mengalami perubahan. Pertumbuhan AS anjlok ke -5 persen di kuartal pertama 2020, sesuai dengan estimasi sebelumnya.

Di waktu yang sama, Pesanan barang-barang pabrikan (Durable Goods Orders) AS justru melonjak 15.8 persen di bulan Mei 2020. Sedangkan Core Durable Good Orders naik dari -7.7 persen ke 4.0 persen di bulan Mei, melebihi ekspektasi kenaikan 2.0 persen.

Data Klaim Pengangguran AS tercatat lebih tinggi daripada perkiraan. Untuk pekan yang berakhir tanggal 20 Juni, tercatat ada 1.480 juta orang mengajukan klaim pengangguran. Meski masih lebih rendah daripada pekan sebelumnya, tetapi jumlah tersebut lebih banyak daripada prediksi 1.3 juta saja.

job

Data-data tersebut, utamanya Durable Goods Orders, membantu penguatan Dolar AS walaupun minat risiko masih menyala. Pasar ekuitas terpantau masih kuat walaupun infeksi virus Corona gelombang dua mulai meninggi. Gubernur Texas untuk sementara menghentikan pembukaan kembali ekonomi pada hari Kamis kemarin, karena tingginya kasus baru harian di negara bagian tersebut.

“Ketika kita melihat data pemesanan restoran saja, tampak seolah-olah mereka sedang kembali menurun setelah pemulihan yang kuat.” kata Kyosuke Suzuki, analis dari Societe Generale. “Jika ini terus berlanjut dari hari ke hari, maka orang-orang harus me-review kembali skenario pemulihan mereka.” kata Suzuki.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2020. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.