Panduan Lengkap Belajar Forex Trading Online

Ada banyak sekali panduan belajar forex online maupun offline, dalam bentuk seminar maupun artikel dan video. Namun, apakah kita akan langsung bisa praktek trading forex setelah mempelajarinya? Calon trader pemula bukan hanya membutuhkan pengetahuan tentang pengertian forex saja, melainkan juga petunjuk tentang cara trading yang mudah dipahami.

Lebih dari itu, calon trader pemula juga harus mengetahui beragam risiko yang terkandung dalam forex. Potensi profit dari trading forex memang sangat luar biasa. Akan tetapi, terdapat risiko dalam bisnis apa pun, termasuk bisnis forex. Tanpa memahami risiko tersebut, kita bisa terjerumus hingga mengalami kerugian besar dan berakibat fatal bagi kondisi keuangan.

Nah, artikel ini dimaksudkan untuk memberikan panduan lengkap belajar forex agar Anda memperoleh gambaran komprehensif tentang langkah-langkah yang perlu ditempuh hingga mampu bertransaksi sendiri pada platform trading forex online. Mari simak bersama dari awal hingga akhir.

Apa Itu Forex Trading ?

Pernahkah Anda menukar valuta asing (valas) via Money Changer? Atau barangkali Anda pernah mengunjungi suatu kantor bank yang dindingnya menampilkan kurs valas? Di money changer maupun bank, Anda akan menyaksikan nilai tukar antara satu mata uang dengan mata uang (kurs valas) selalu berubah-ubah dari waktu ke waktu.

Perubahan kurs valas itu membuka peluang bagi kita semua untuk mendapatkan keuntungan dengan membeli dan menjual valas pada tingkat kurs berbeda-beda. Umpama Anda membeli 200 Euro dengan harga 1,2 Dolar AS per Euro hari ini, kemudian menjualnya kembali dengan harga 1,3 Dolar AS per Euro besok. Dari kedua transaksi itu, Anda akan mendapatkan keuntungan sebesar 20 Dolar AS. Sangat fantastis, bukan!?

apa itu trading forex

Itulah gambaran perdagangan forex secara sederhana. Namun, trading forex tidak sama persis dengan penukaran valas via bank dan Money Changer. Apa bedanya? Ini dia beberapa perbedaan antara trading forex dan penukaran valas biasa:

  1. Ketika menukar valas via bank dan Money Changer, Anda perlu menyiapkan dana utuh senilai valas yang ingin dijual atau dibeli. Namun, trader forex dapat menyiapkan dana dalam jumlah sepersekian saja dari nilai valas yang akan ditransaksikan, berkat adanya eksistensi margin dan leverage. Umpama broker forex menyediakan fasilitas leverage 1:100, maka trader dapat melakukan transaksi senilai 20.000 Dolar AS, hanya dengan menyerahkan modal sebesar 200 Dolar AS sebagai margin (jaminan).
  2. Penukaran valas perlu dilakukan secara tatap muka dan melibatkan perpindahan uang utuh dari rekening Anda ke rekening bank dan Money Changer. Namun, trading forex tidak membutuhkan tatap muka karena dilakukan online Broker forex akan menyediakan platform trading online dalam bentuk software yang dapat di-install seperti metatrader 4 atau metatrader 5 pada laptop maupun aplikasi mobile untuk ponsel Anda.
  3. Money Changer dan bank umumnya hanya mengambil keuntungan dari selisih kurs jual dan kurs beli saja. Namun, broker forex mengutip biaya trading lebih beragam. Biaya trading forex mencakup spread (selisih kurs jual/kurs beli) dan komisi trading per lot (hanya berlaku untuk volume yang sudah ditransaksikan).

Secara sederhana, trading forex adalah kegiatan yang ditujukan untuk memperoleh keuntungan dari jual-beli valuta asing dengan menggunakan leverage dan platform trading online. Trading forex dilakukan dengan perantaraan broker yang menghubungkan trader dengan pasar mata uang. Oleh karena itu, trader perlu memilih broker forex dengan hati-hati agar dapat menggunakan fasilitas tercanggih dan memperoleh layanan terbaik.

Keuntungan Bisnis Forex

Setelah menyimak pengertian forex di atas, tentu Anda memahami adanya potensi profit menggiurkan dalam trading forex. Namun, keuntungan bisnis forex ini bahkan lebih besar daripada bayangan Anda sekarang, karena bukan hanya sekedar profit materiil saja.

Bisnis forex menarik perhatian banyak orang karena potensi keuntungan besar, padahal dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja dengan modal rendah. Lho, kok bisa begitu? Berikut ini ulasan selengkapnya tentang 5 (lima) keuntungan bisnis forex yang paling top.

  1. Forex Merupakan Pasar Keuangan Terbesar di Dunia

Data dari survei triennial Bank for International Settlements (BIS) terakhir pada tahun 2016 menyebutkan bahwa volume perdagangan harian di pasar forex mencapai USD5.1 Triliun. Skala pasar ini jauh lebih raksasa dibandingkan skala pasar saham global yang hanya USD84 Miliar. Pasar forex juga bersifat mendunia dan dilaksanakan di luar bursa (over-the-counter), sehingga tidak dikekang oleh batas-batas negara seperti halnya perdagangan saham.

Volume perdagangan forex dunia yang sangat besar itu memungkinkan kita untuk melakukan penjualan dan pembelian kapan saja dengan lancar, tanpa antrian yang lazim terjadi di pasar saham. Transaksi berlangsung secara online dan berkesinambungan selama 24 jam. Singkatnya, potensi profit dari pasar forex juga berkali lipat lebih besar daripada pasar keuangan lain.

  1. Jam Trading Forex 24 Jam

Sebagaimana diungkapkan sebelumnya, pasar forex bersifat mendunia. Transaksi dilakukan melalui bank yang berdomisili di berbagai pusat keuangan semua benua. Oleh karena itu, jam buka pasar forex terus bergulir nonstop sejak pembukaan bank Sydney pada pukul 21.00 GMT hari Senin (04.00/Senin WIB) hingga penutupan bank-bank New York pada pukul 20.00 GMT hari Jumat (04.00/Sabtu WIB). Gambaran lengkap jam trading forex 24 jam dapat dilihat pada diagram di bawah ini:

2. Jam Trading Forex

Jam trading forex dibagi menjadi empat sesi sambung-menyambung, yakni sesi Sydney dan Tokyo (sering disatukan dengan sebutan sesi Asia), sesi London (Eropa), dan sesi New York (Amerika). Trader forex bebas memilih waktu trading pada sesi yang mana, sesuai dengan schedule kegiatan harian masing-masing. Anda dapat memanfaatkan waktu luang selepas kerja atau kapan pun.

  1. Bisa Trading Forex Dimana pun Anda Berada

Prasarana yang diperlukan untuk mulai trading forex hanya dua saja, yakni gadget dan koneksi internet. Untuk gadget pun, Anda bebas memilih PC/laptop atau ponsel (asalkan memiliki spek memadai). Unduh platform trading forex online yang disediakan oleh broker, kemudian Anda dapat mulai trading forex dimana pun Anda berada. Anda bisa trading saat terjebak macet, saat menunggu penayangan film bioskop, saat menunggu anak-anak di sekolah, atau di mana pun.

Platform trading forex paling populer di dunia bernama Metatrader, tersedia dalam bentuk software, webtrader, dan aplikasi mobile. Semua versi sudah dilengkapi kapabilitas untuk memonitor pergerakan kurs valas di pasar forex, melakukan analisis pasar, mengirim order beli/jual, melakukan deposit/penarikan dana, serta memantau saldo akun Anda.

  1. Bisa Trading Forex dengan Modal Minim

Dalam pembahasan tentang pengertian forex tadi, kita sudah menyinggung tentang margin dan leverage. Keberadaan margin dan leverage memungkinkan trader untuk menyetorkan sejumlah kecil modal saja untuk mulai trading forex. Bahkan ada broker forex yang memperbolehkan kita untuk mulai trading dengan modal mulai dari 1 Dolar AS saja!

Meski demikian, tetap dibutuhkan modal lebih tinggi agar bisa sukses dalam trading forex. Umumnya orang mulai trading forex dengan modal antara 50-200 Dolar AS, kemudian baru ditambah lagi setelah dirasa perlu. Di luar modal uang, trader hanya perlu menyiapkan gadget, koneksi internet yang andal, serta materi belajar forex yang dapat dijadikan panduan.

  1. Siapa pun Bisa Trading Forex

Ada kesan kalau pemain pasar forex itu orang-orang elite. Memang, sebagian besar pemain pasar forex itu termasuk golongan berduit. Misalnya pemerintah, bank sentral, perusahaan komersil, perbankan, dan entitas lain yang perlu mengirim dan menerima pembayaran valas setiap saat. Akan tetapi, ada pula spekulan yang ikut berkecimpung di pasar forex dengan modal kecil hingga besar.

Sebagian besar trader forex termasuk dalam kategori spekulan ini, karena hanya mengincar profit dari perubahan kurs valas tanpa memiliki keperluan pokok untuk memegang valas. Jumlah trader forex setiap tahun terus bertambah, karena potensi profit besar dan prasyarat sederhana. Siapa pun bisa ikut bermain forex, bahkan meski tak memiliki latar belakang pendidikan bidang ekonomi. Asalkan ada kesungguhan dan kemauan untuk belajar, maka sukses trading forex akan dapat diraih.

Resiko Bisnis Forex

Setiap bisnis pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Demikian pula, ada beberapa resiko bisnis forex yang wajib dipahami oleh semua orang sebelum mulai trading. Tepatnya, terdapat lima (5) resiko volatilitas, likuiditas, leverage, broker, dan psikologis trader. Pemahaman mengenai resiko-resiko ini akan menentukan seberapa sukses pencapaian profit trader kelak, sehingga penting sekali untuk diperhatikan:

  1. Resiko Volatilitas Forex

Dinamika naik-turun kurs valas itu dinamakan dengan volatilitas. Volatilitas ini membuka peluang profit bagi semua pemain pasar forex. Namun, volatilitas juga bisa mengakibatkan resiko kerugian. Keuntungan akan diperoleh jika kurs valas bergerak sesuai perkiraan kita. Namun, kerugian akan timbul ketika kurs valas ternyata tidak bergerak (minim volatilitas) atau malah bergerak kencang ke arah yang berlawanan dengan perkiraan kita (salah prediksi).

Bagaimana cara mengatasi resiko volatilitas ini? Pertama-tama, Anda harus memahami bahwa kita hanya mampu memprediksi pergerakan pasar saja, tetapi tidak bisa memastikannya 100% tepat. Oleh karena itu, kerugian merupakan sesuatu yang wajar terjadi. Ketika mengalami salah prediksi, maka kita harus berani untuk cut loss. Daripada menanggung rugi berlebihan, lebih baik mengalami rugi terbatas.

  1. Resiko Likuiditas Pasar

Kita mengenal betapa besarnya volume perdagangan di pasar forex global yang mencapai triliunan Dolar AS per hari. Volume perdagangan yang tinggi itu menunjukkan masifnya likuiditas pasar. Akan tetapi, ada masa-masa tertentu ketika likuiditas mengering. Dalam situasi itu, trader bisa jadi akan mengalami kejanggalan seperti platform trading freeze (membeku), disfungsi fitur platform trading, spread dan biaya trading mendadak melebar, serta leverage mendadak menyempit. Semua kejadian tak terduga itu dapat mengakibatkan kerugian.

Bagaimana cara mengatasi resiko likuiditas? Solusi mudah, ketahuilah kapan waktu terbaik untuk trading dan kapan waktu berbahaya untuk trading. Umumnya trader menganggap sesi Eropa dan sesi Amerika sebagai waktu trading forex paling menguntungkan. Akan tetapi, trader akan mewaspadai jadwal dipublikasikannya data ekonomi penting untuk menghindari masalah likuiditas pasar. Jadwal itu dapat diketahui lewat kalender forex yang telah disediakan dalam platform trading online.

  1. Resiko Leverage (Margin)

Dari penjelasan sebelumnya, kita tahu bahwa umpama broker forex menyediakan fasilitas leverage 1:100, maka trader dapat melakukan transaksi senilai 20.000 Dolar AS, hanya dengan menyerahkan modal sebesar 200 Dolar AS sebagai margin (jaminan). Tapi Anda perlu tahu juga bahwa margin akan ikut naik-turun seiring dengan banyaknya profit/loss yang diperoleh pada semua transaksi trader.

Apabila Anda mengalami terlalu banyak kerugian, maka ada kemungkinan margin akan habis. Dalam situasi tersebut, platform akan menampilkan pesan Margin Call (Stop Out) secara otomatis. Ketika pengumuman muncul, posisi trading Anda akan ditutup otomatis dalam kondisi rugi. Jadi, trader harus pandai menghitung dan mengkalkulasi persediaan saldo dan margin agar tidak sampai mengalami situasi itu. Teknik mengendalikan resiko leverage ini disebut sebagai risk management atau money management dalam forex.

  1. Resiko Broker

Siapa pun hanya bisa trading forex melalui perantaraan broker. Akibatnya, broker berkontribusi besar untuk kesuksesan trader. Broker unggulan dan terpercaya tentu mampu menyediakan layanan trading andal dan membantu trader untuk sukses. Akan tetapi, trader juga dapat mengalami kerugian fatal jika salah pilih broker.

Banyak sekali oknum berpura-pura menjadi broker forex, menjajakan layanan dengan iming-iming profit gede. Padahal, broker forex hanya memfasilitasi dan menjadi perantara. Broker tidak dapat menjamin keuntungan, karena profit maupun loss ditentukan oleh trader sendiri. Namun, broker seharusnya bisa menjamin kelancaran eksekusi trading, keamanan dana trader, serta kecepatan penarikan dana.

Agar tidak mudah terjebak iming-iming penipu berkedok broker, sebaiknya Anda hanya bergabung dengan perusahaan broker yang telah mengantongi ijin resmi dari otoritas berwenang, seperti broker forex lokal yang teregulasi Bappebti. Selain itu, jangan mudah tergiur oleh bonus atau janji-janji marketing. Periksalah reputasi setiap broker sebelum Anda bergabung dengan mereka.

  1. Resiko Psikologis Trader

Resiko trading forex terakhir berhubungan dengan emosi pribadi kita sendiri seperti keserakahan, ketakutan, dan kepanikan. Sebelum mulai trading, Anda boleh jadi meremehkan poin ini. Namun, para trader profesional selalu mengedepankan kontrop psikologis diri sebagai upaya sukses nomor satu.

Coba bayangkan ketika Anda sudah open posisi beli EUR/USD dengan ekspektasi profit jika Euro menguat, tetapi ternyata kemudian Euro melemah. Apa yang akan Anda lakukan? Orang yang panik bisa langsung buru-buru cut loss, sehingga malah gagal profit ketika pergerakan Euro menguat tak lama kemudian. Orang yang serakah kemungkinan menganggap itu sebagai peluang beli EUR/USD lagi pada kurs lebih rendah. Akibatnya, si rakus itu kemungkinan rugi berlipat ganda jika Euro ternyata merosot terus.

Langkah apa yang sebaiknya dilakukan oleh trader? Trader profesional mengendalikan resiko psikologis dengan open posisi berdasarkan sistem trading yang sudah teruji saja. Selanjutnya, mereka akan melakukan cut loss atau ambil untung sesuai dengan rencana yang sudah dibuat tersebut. Bagaimana membuat sistem trading teruji itu? Pertama-tama, Anda harus berlatih trading forex di akun demo, kemudian mengenal beragam alat yang tersedia dalam platform trading online.

Bagaimana Cara Memulai Trading Forex?

Nah, di sini kita sudah memasuki topik yang paling asyik. Cara trading forex sudah pasti berbeda dengan cara menukar valas biasa. Pada prakteknya, trading forex dilakukan dengan melakukan buy (beli) atau sell (jual) terhadap mata uang yang sudah ditandemkan dengan mata uang lain. Beberapa contoh pasangan mata uang paling laris untuk trading forex: EUR/USD (Euro-Dolar AS), GBP/USD (Pound Inggris-Dolar AS), USD/JPY (Dolar AS-Yen Jepang), AUD/USD (Dolar Australia-Dolar AS), dan USD/CHF (Dolar AS-Franc Swiss).

Setiap pasangan mata uang terdiri atas “Base Currency” dan “Quote Currency“. Umpama EUR/USD; maka Euro merupakan Base Currency, sedangkan USD merupakan Quote Currency. Ketika trader memperkirakan Euro akan menguat terhadap USD, maka ia akan buy EUR/USD. Sebaliknya, jika USD diprediksi bakal menguat terhadap Euro, maka trader akan sell EUR/USD. Penguatan dan pelemahan itu akan tampil dalam bentuk naik-turun pada grafik EUR/USD di dalam platform trading yang diberikan oleh broker.

Masih bingung? Mari mengenal lebih lanjut dengan langsung menjalankan langkah-langkah trading forex berikut ini:

  1. Pilih broker forex: Demi menjamin kredibilitas broker, pastikan broker forex Anda telah memiliki perijinan dari otoritas pasar berjangka resmi seperti Bappebti Indonesia, ASIC Australia, FCA Inggris, NFA/CFTC Amerika Serikat, dan lembaga sejenisnya.
  2. Buka akun demo: Akun demo merupakan tipe akun khusus untuk simulasi trading yang dapat dibuka oleh siapa saja tanpa modal dan biaya pendaftaran. Simulasi trading benar-benar mengikuti kondisi pasar terkini, tetapi Anda bisa bertransaksi dengan uang virtual yang diberikan oleh broker secara gratis (bukan uang sungguhan). Jadi, tunggu apa lagi? segera buka akun demo di broker forex terpercaya pilihan Anda, lalu download platform trading forex dari tautan yang diberikan oleh broker.
  3. Latihan dan belajar trading forex: Semua pemula disarankan berlatih menganalisis pasar dan eksekusi trading pada akun demo hingga mahir. Masa latihan ini bisa lama sekali, berkisar antara beberapa minggu hingga beberapa bulan. Sebagai suplemen, bacalah artikel seputar trading forex dan tontonlah video tutorial dari para master. Apabila sudah berhasil melipatgandakan profit dana virtual dalam akun demo, barulah Anda siap untuk menapaki langkah berikutnya.
  4. Buka akun riil: Setelah lulus simulasi akun demo, Anda bisa langsung membuka akun riil di broker forex yang sudah dipilih ataupun membuka akun riil di broker lain. Klik saja tautan pendaftaran pada homepage web broker, kemudian isi formulir yang tersedia dan unggah salinan dokumen identitas diri yang diminta. Selanjutnya, akun riil Anda sudah siap untuk diisi modal.
  5. Deposit modal: Memang tak dibutuhkan modal untuk menjalani simulasi akun demo. Namun, trading akun riil membutuhkan setoran modal trading terlebih dahulu. Apabila Anda masih baru lulus akun demo, maka disarankan agar deposit sesuai syarat minimum broker dulu, atau maksimal 500 USD. Tujuan pembatasan ini adalah berjaga-jaga agar Anda tidak “bakar uang” di muka. Meski sudah berlatih akun demo, banyak pemula yang tetap kebingungan saat menghadapi trading riil hingga mengalami kerugian besar.
  6. Analisis pasar: Agar transaksi berhasil meraup profit, sudah pasti Anda harus melakukan analisis pasar dan membuat prediksi pergerakan kurs dulu. Topik analisis ini akan kita bahas lebih lengkap pada bagian artikel di bawah ini.
  7. Eksekusi trading: Hasil analisis pasar dituangkan dalam sebuah rencana trading yang matang, kemudian eksekusilah rencana itu.

Demikianlah tujuh (7) langkah sederhana untuk mulai trading forex. Namun, ini baru permulaan saja. Mari lanjut ke bahasan seputar analisis forex untuk mengetahui lebih lanjut.

Bagaimana Cara Menganalisa Pasar Forex?

Banyak pemula menilai forex sangat mudah karena cukup menebak harga akan bergerak naik atau turun saja. Namun, itu bukanlah cara trading forex yang benar. Menebak-nebak seperti itu sama saja artinya dengan judi. Padahal, trading forex bukanlah judi. Trader harus mampu menganalisis latar belakang pasar dengan cermat agar dapat memprediksi pergerakan harga berikutnya secara objektif.

Pada umumnya, ada dua cara utama untuk menganalisis kurs mata uang di pasar forex, yaitu dengan analisis fundamental dan analisis teknikal. Apa perbedaan antara keduanya?

  1. Analisis Fundamental: Cara analisis kurs mata uang berdasarkan data ekonomi dan situasi politik, sosial, atau keamanan yang mempengaruhnya. Sebagai contoh, jika pertumbuhan GDP meningkat dan pengangguran Amerika Serikat menurun, maka selayaknya nilai tukar USD akan menguat terhadap mata uang lain.
  2. Analisis Teknikal: Cara analisis kurs mata uang berdasarkan penerapan rumus matematis dan prinsip statistik pada histori pergerakan harga. Pada prakteknya, trader memasang grafik atau indikator teknikal tertentu untuk melacak pergerakan harga, sehingga dapat mendeskripsikan kondisi pasar sekarang dan memperkirakan pergerakan pasar berikutnya.

Masih bingung? Ingin tahu bagaimana teknis cara menganalisa pasar forex? Mari simak contoh kasus analisis teknikal forex di bawah ini:

  1. Setelah membuka akun demo atau akun riil di broker forex, Anda pasti akan diberi tautan untuk mengunduh platform trading beserta ID dan password. Nah, segeralah download dan install platform tersebut, lalu login. Grafik harga akan langsung tampil di depan mata Anda setelah membuka platform pada desktop.

Cara Menganalisa Pasar Forex

  1. Perhatikan simbol mata uang yang terletak pada pojok kiri atas pada grafik. Simbol apakah yang muncul di situ? Sebagai contoh, di sini kita akan menilik pair GBP/USD. Apabila platform Anda belum menampilkannya, tengoklah kotak daftar simbol di sisi kiri. Pilih simbol GBPUSD dari daftar itu, klik, tahan, lalu jatuhkan (click & drag) pada penampang grafik.

menampilkan chart GBPUSD pada trading platform Metatrader 4 atau MT5

  1. Perhatikan juga keterangan yang ada di sebelah simbol mata uang. Pada gambar, terlihat kata “Daily”. Ini artinya, grafik menampilkan pergerakan harga pada periode (timeframe) 1 harian. Anda bisa langsung menggunakan time frame ini jika menargetkan profit dalam tempo antara satu hari hingga satu minggu. Tapi Anda juga bisa mengubah timeframe dengan klik kanan pada grafik, lalu pilih opsi “Rentang Periode”. Untuk latihan awal, mari gunakan saja timeframe Daily.

cara menampilkan timeframe saat trading forex

  1. Setelah menentukan pair dan timeframe, selanjutnya Anda harus mengamati beberapa lilin (candle) terakhir pada sisi paling kanan grafik. Apakah candle itu semakin menurun (bearish) atau semakin meningkat (bullish)? Dilihat dari kondisi grafik, jelas sekali pergerakan GBP/USD belakangan ini sedang melemah. Momentum penurunan GBP/USD cukup kuat, karena bentuk batang lilin yang gemuk dan besar. Selanjutnya, tandailah tingkat harga di mana pergerakan paling sering berbalik. Contohnya seperti ini:

analisa forex dengan membaca candlestick

  1. Berdasarkan gambar di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa pergerakan harga saat ini sedang menurun dan sudah menembus ambang 1.2912 yang menandai pembalikan harga sebelumnya. Dari posisi saat ini, pergerakan GBP/USD bearish kemungkinan akan terus menurun hingga level 1.2682 (garis oranye paling bawah pada grafik).
  2. Untuk mengonfirmasi hasil analisis tersebut, kita juga membutuhkan bantuan indikator teknikal. Dalam hal ini, kita akan menggunakan Relative Strength Index (RSI).
  3. Pasanglah indikator RSI dengan klik menu “Sisipkan” pada platform Metatrader, kemudian pilih opsi “Oscillator”, lalu klik “Relative Strength Index”. Sebuah garis baru akan muncul di bawah grafik harga.cara pasang indikator forex pada metatrader platform
  4. Cara menggunakan indikator RSI sangat sederhana. Jika garis RSI berada di atas level 70, berarti pergerakan sudah jenuh beli (overbought). Selanjutnya, harga akan berbalik turun. Sebaliknya, jika garis RSI berada di bawah level 30, artinya pergerakan sudah jenuh jual (oversold), sehingga harga selanjutnya akan berbalik naik.
  5. Berdasarkan aturan cara menggunakan RSI tersebut, maka pergerakan GBP/USD bearish, tetapi sudah masuk dalam area oversold. Dalam situasi ini, sebaiknya jangan sell GBP/USD, karena peluang profit dari selling sudah sangat terbatas. Sebaiknya, tunggulah hingga garis RSI mulai beranjak naik dan keluar dari area 30, kemudian baru Anda membuka posisi buy dengan target profit sesuai garis-garis oranye yang sudah digambar tadi
  6. Untuk melengkapi analisis teknikal ini, ada baiknya Anda juga memantau berita forex tentang Dolar AS dan Poundsterling. Bisa jadi, peluang sell atau buy menguntungkan akan di-trigger oleh berita-berita terkait.

Nah, demikianlah salah satu cara menganalisis pasar forex. Apakah nampak mudah atau rumit? Dalam contoh kasus ini, kita hanya menggunakan satu cara analisis saja.  Akan tetapi, para trader sukses biasanya mempergunakan duet analisis teknikal dan fundamental sekaligus. Artinya, mereka sudah menyelidiki dan membandingkan kondisi fundamental Inggris dan AS sejak sebelum memutuskan akan trading GBP/USD.

Anda bebas menentukan apakah akan menganalisis teknikal saja, fundamental saja, atau mengombinasikan keduanya. Yang jelas, contoh analisis di sini hanyalah sampel. Agar Anda mahir trading forex, semuanya perlu dipraktekkan sendiri pada simulasi akun demo maupun akun riil. Ada baiknya juga membaca-baca bahan belajar forex tambahan untuk memperkaya wawasan.

Copyright © 2020. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.