AUD/USD Naik Merespon Notulen Rapat Kebijakan RBA

Bank sentral Australia (RBA) menyatakan bahwa apresiasi Dolar Australia sejalan dengan naiknya harga komoditas, khususnya bijih besi. Meski demikian, RBA tidak memberikan indikasi mengenai perlu atau tidaknya kebijakan pelonggaran moneter tambahan.

“Walaupun para anggota (rapat kebijakan moneter RBA) melihat bahwa Dolar Australia secara luas masih selaras dengan penentu fundamentalnya, namun nilai tukar yang lebih rendah, akan memberikan lebih banyak bantuan bagi pemulihan ekonomi Australia,” demikian bunyi notulen rapat RBA bulan September, yang dirilis oleh RBA pada hari Selasa siang tadi.

AUD melonjak menyusul rilis tersebut, karena bank sentral menegaskan bahwa mereka akan terus mempertimbangkan seberapa jauh kebijakan moneter longgar dapat mendukung ekonomi, walaupun tanpa menunjukkan kesiapan untuk bertindak lebih jauh.

Saat berita ini ditulis, AUD/USD naik 0.26 persen ke 0.7308. Pagi tadi, pasangan mata uang tersebut naik dari 72.73 ke 73.04 begitu notulen RBA dirilis.

Sejak 19 Maret lalu, Dolar Australia telah mendulang kenaikan hingga lebih dari 27 persen. Tepatnya, begitu RBA mengumumkan soal langkah darurat termasuk memangkas suku bunga acuan menjadi 0.25 persen. RBA menargetkan Rate yang sama terhadap yield obligasi pemerintah bertempo tiga-tahunan.

Bulan ini, RBA mengumumkan ekspansi fasilitas pinjaman bagi bank-bank, serta mensinyalkan perbaruan rencana untuk mengeksplorasi kebijakan tambahan guna membantu perekonomian. GDP Australia terkontraksi tajam di kuartal dua kemarin. Dengan demikian, Australia kembali menjumpai resesi setelah hampir 30 tahun tidak mengalaminya.

“Neraca keuangan sektor pemerintah di Australia dinilai kuat,” kata RBA speerti yang dikutip oleh Bloomberg. “Dalam kondisi rendahnya rekor suku bunga dan spare capacity yang signifikan dalam ekonomi, ini berarti bahwa kebijakan fiskal telah ditempatkan dengan benar untuk mendukung kelanjutkan pemulihan ekonomi.”

Baik pemerintah maupun bank sentral, sedang fokus untuk menurunkan tingkat pengangguran Australia yang mungkin melesat ke 7.7 persen di bulan Agustus, demikian menurut prediksi ekonom jelang rilis data ketenagakerjaan Australia pekan ini. RBA sendiri mengekspektasikan Tingkat Pengangguran akan mencapai 10 persen akhir tahun 2020.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2020. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.