Analisa Teknikal USD/JPY Pada Time Frame H1 (29 September 2020)

Analisa teknikal untuk trading intraday hari ini tanggal 29 September 2020 pukul 7:55, dengan melihat grafik pada Time Frame H1 pada perdagangan USD/JPY jika mengacu pada data pivot point klasik maka tampak posisi pivot point berada di level harga 105.48 sedangkan posisi support 1 berada di level harga 105.41, posisi support 2 di level harga 105.36, posisi support 3 di level harga 105.29 begitu juga posisi resistance 1 berada di level harga 105.53, posisi resistance 2 di level harga 105.60, posisi resistance 3 di level harga 105.64.

Adapun jika mengacu pada data pivot point fibonacci maka tampak posisi pivot point berada di level harga 105.48 sedangkan posisi support 1 berada di level harga 105.44, posisi support 2 di level harga 105.41, posisi support 3 di level harga 105.36 begitu juga posisi resistance 1 berada di level harga 105.52, posisi resistance 2 di level harga 105.55, posisi resistance 3 di level harga 105.60.

Level Pivot Point

Data-data posisi level harga pada pivot point ini dapat Anda jadikan referensi untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk entry point / masuk pasar dan juga bisa digunakan sebagai acuan exit point / target profit.

NameClassicFibonacci
Pivot Points105.48105.48
Support 1105.41105.44
Support 2105.36105.41
Support 3105.29105.36
Resistance 1105.53105.52
Resistance 2105.60105.55
Resistance 3105.64105.60

Analisa Berdasarkan Indikator Moving Average

Untuk analisa teknikal menggunakan indikator moving average dimana indikator ini adalah induk dari semua indikator teknikal, maka tampak jelas garis SMA5 yang berada di level harga 105.47 menunjukkan sinyal Sell, SMA10 berada di level harga 105.49 menunjukkan sinyal Sell, SMA20 berada di level harga 105.45 menunjukkan sinyal Sell, SMA50 berada di level harga 105.47 menunjukkan sinyal Sell, SMA100 berada di level harga 105.39 menunjukkan sinyal Sell, SMA200 berada di level harga 105.01 menunjukkan sinyal Buy. EMA5 yang berada di level harga 105.45 menunjukkan sinyal Sell, EMA10 berada di level harga 105.46 menunjukkan sinyal Sell, EMA20 berada di level harga 105.48 menunjukkan sinyal Sell, EMA50 berada di level harga 105.45 menunjukkan sinyal Sell, EMA100 berada di level harga 105.33 menunjukkan sinyal Buy, EMA200 berada di level harga 105.31 menunjukkan sinyal Buy.

Data Indikator Moving Average

PeriodeSimpleExponential
MA5105.47
Sell
105.45
Sell
MA10105.49
Sell
105.46
Sell
MA20105.45
Sell
105.48
Sell
MA50105.47
Sell
105.45
Sell
MA100105.39
Sell
105.33
Buy
MA200105.01
Buy
105.31
Buy
Buy: 3Sell: 9Kesimpulan: Sell

Berdasarkan data dari indikator moving average di atas hasil analisa yang bisa kita dapatkan adalah sebagai berikut, posisi Buy memiliki nilai 3 dan Sell memiliki nilai 9, sehingga referensi untuk entry point menurut indikator moving average saat ini adalah  “Sell”.

Analisa Berdasarkan Kombinasi Indikator Teknikal

Dengan menggunakan teknik kombinasi indikator teknikal dalam menganalisa arah harga yaitu dengan melihat semua potensi pergerakan harga pada berbagai indikator teknikal, sangat memungkinkan Anda mendapatkan hasil analisa yang kuat dan tingkat akurasi yang tinggi.

Dapat kita lihat pada indikator RSI(14) harga berada di level 42.386 menunjukan sinyal Sell, pada indikator STOCH(9,6) harga berada di level 36.272 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Stochastic RSI (14) harga berada di level 0.000 menunjukan sinyal Oversold, pada indikator MACD (12,26) harga berada di level 0.000 menunjukan sinyal Neutral, pada indikator ADX (14) harga berada di level 20.853 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Williams %R harga berada di level -88.406 menunjukan sinyal Oversold, pada indikator CCI (14) harga berada di level -149.0800 menunjukan sinyal Sell, pada indikator ATR (14) harga berada di level 0.0939 menunjukan sinyal Less Volatility, pada indikator Highs/Lows (14) harga berada di level -0.0896 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Ultimate Oscillator harga berada di level 31.343 menunjukan sinyal Sell, pada indikator ROC harga berada di level 0.024 menunjukan sinyal Buy, pada indikator Bull/Bear Power (13) harga berada di level -0.1120 menunjukan sinyal Sell.

Data Kombinasi Indikator Teknikal

NameValueAction
RSI(14)42.386Sell
STOCH(9,6)36.272Sell
Stochastic RSI (14)0.000Oversold
MACD (12,26)0.000Neutral
ADX (14)20.853Sell
Williams %R-88.406Oversold
CCI (14)-149.0800Sell
ATR (14)0.0939Less Volatility
Highs/Lows (14)-0.0896Sell
Ultimate Oscillator31.343Sell
ROC0.024Buy
Bull/Bear Power (13)-0.1120Sell
Buy: 1Sell: 7Neutral: 1Kesimpulan: Strong Sell

Berdasarkan data dari kombinasi indikator teknikal di atas hasil analisa yang bisa kita dapatkan adalah sebagai berikut, posisi Buy memiliki nilai 1 sementara posisi Sell memiliki nilai 7, sehingga referensi entry point menurut perhitungan dari kombinasi indikator teknikal saat ini adalah “Strong Sell”.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2020. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.