Analisa Teknikal USD/JPY Pada Time Frame H1 (19 November 2020)

Analisa teknikal untuk trading intraday hari ini tanggal 19 November 2020 pukul 9:38, dengan melihat grafik pada Time Frame H1 pada perdagangan USD/JPY jika mengacu pada data pivot point klasik maka tampak posisi pivot point berada di level harga 103.85 sedangkan posisi support 1 berada di level harga 103.81, posisi support 2 di level harga 103.77, posisi support 3 di level harga 103.73 begitu juga posisi resistance 1 berada di level harga 103.89, posisi resistance 2 di level harga 103.93, posisi resistance 3 di level harga 103.98.

Adapun jika mengacu pada data pivot point fibonacci maka tampak posisi pivot point berada di level harga 103.85 sedangkan posisi support 1 berada di level harga 103.82, posisi support 2 di level harga 103.80, posisi support 3 di level harga 103.77 begitu juga posisi resistance 1 berada di level harga 103.88, posisi resistance 2 di level harga 103.90, posisi resistance 3 di level harga 103.93.

Level Pivot Point

Data-data posisi level harga pada pivot point ini dapat Anda jadikan referensi untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk entry point / masuk pasar dan juga bisa digunakan sebagai acuan exit point / target profit.

NameClassicFibonacci
Pivot Points103.85103.85
Support 1103.81103.82
Support 2103.77103.80
Support 3103.73103.77
Resistance 1103.89103.88
Resistance 2103.93103.90
Resistance 3103.98103.93

Analisa Berdasarkan Indikator Moving Average

Untuk analisa teknikal menggunakan indikator moving average dimana indikator ini adalah induk dari semua indikator teknikal, maka tampak jelas garis SMA5 yang berada di level harga 103.85 menunjukkan sinyal Sell, SMA10 berada di level harga 103.83 menunjukkan sinyal Sell, SMA20 berada di level harga 103.85 menunjukkan sinyal Sell, SMA50 berada di level harga 104.09 menunjukkan sinyal Sell, SMA100 berada di level harga 104.40 menunjukkan sinyal Sell, SMA200 berada di level harga 104.70 menunjukkan sinyal Sell. EMA5 yang berada di level harga 103.84 menunjukkan sinyal Sell, EMA10 berada di level harga 103.84 menunjukkan sinyal Sell, EMA20 berada di level harga 103.88 menunjukkan sinyal Sell, EMA50 berada di level harga 104.07 menunjukkan sinyal Sell, EMA100 berada di level harga 104.31 menunjukkan sinyal Sell, EMA200 berada di level harga 104.49 menunjukkan sinyal Sell.

Data Indikator Moving Average

PeriodeSimpleExponential
MA5103.85
Sell
103.84
Sell
MA10103.83
Sell
103.84
Sell
MA20103.85
Sell
103.88
Sell
MA50104.09
Sell
104.07
Sell
MA100104.40
Sell
104.31
Sell
MA200104.70
Sell
104.49
Sell
Buy: 0Sell: 12Kesimpulan: Strong Sell

Berdasarkan data dari indikator moving average di atas hasil analisa yang bisa kita dapatkan adalah sebagai berikut, posisi Buy memiliki nilai 0 dan Sell memiliki nilai 12, sehingga referensi untuk entry point menurut indikator moving average saat ini adalah  “Strong Sell”.

Analisa Berdasarkan Kombinasi Indikator Teknikal

Dengan menggunakan teknik kombinasi indikator teknikal dalam menganalisa arah harga yaitu dengan melihat semua potensi pergerakan harga pada berbagai indikator teknikal, sangat memungkinkan Anda mendapatkan hasil analisa yang kuat dan tingkat akurasi yang tinggi.

Dapat kita lihat pada indikator RSI(14) harga berada di level 40.818 menunjukan sinyal Sell, pada indikator STOCH(9,6) harga berada di level 51.658 menunjukan sinyal Neutral, pada indikator Stochastic RSI (14) harga berada di level 73.956 menunjukan sinyal Buy, pada indikator MACD (12,26) harga berada di level -0.070 menunjukan sinyal Sell, pada indikator ADX (14) harga berada di level 23.926 menunjukan sinyal Neutral, pada indikator Williams %R harga berada di level -56.945 menunjukan sinyal Sell, pada indikator CCI (14) harga berada di level -22.1198 menunjukan sinyal Neutral, pada indikator ATR (14) harga berada di level 0.1096 menunjukan sinyal Less Volatility, pada indikator Highs/Lows (14) harga berada di level 0.0000 menunjukan sinyal Neutral, pada indikator Ultimate Oscillator harga berada di level 44.019 menunjukan sinyal Sell, pada indikator ROC harga berada di level -0.101 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Bull/Bear Power (13) harga berada di level -0.0330 menunjukan sinyal Sell.

Data Kombinasi Indikator Teknikal

NameValueAction
RSI(14)40.818Sell
STOCH(9,6)51.658Neutral
Stochastic RSI (14)73.956Buy
MACD (12,26)-0.070Sell
ADX (14)23.926Neutral
Williams %R-56.945Sell
CCI (14)-22.1198Neutral
ATR (14)0.1096Less Volatility
Highs/Lows (14)0.0000Neutral
Ultimate Oscillator44.019Sell
ROC-0.101Sell
Bull/Bear Power (13)-0.0330Sell
Buy: 1Sell: 6Neutral: 4Kesimpulan: Strong Sell

Berdasarkan data dari kombinasi indikator teknikal di atas hasil analisa yang bisa kita dapatkan adalah sebagai berikut, posisi Buy memiliki nilai 1 sementara posisi Sell memiliki nilai 6, sehingga referensi entry point menurut perhitungan dari kombinasi indikator teknikal saat ini adalah “Strong Sell”.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2020. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.