Analisa Teknikal USD/JPY Pada Time Frame H1 (16 Oktober 2020)

Analisa teknikal untuk trading intraday hari ini tanggal 16 Oktober 2020 pukul 11:08, dengan melihat grafik pada Time Frame H1 pada perdagangan USD/JPY jika mengacu pada data pivot point klasik maka tampak posisi pivot point berada di level harga 105.24 sedangkan posisi support 1 berada di level harga 105.20, posisi support 2 di level harga 105.16, posisi support 3 di level harga 105.12 begitu juga posisi resistance 1 berada di level harga 105.29, posisi resistance 2 di level harga 105.32, posisi resistance 3 di level harga 105.37.

Adapun jika mengacu pada data pivot point fibonacci maka tampak posisi pivot point berada di level harga 105.24 sedangkan posisi support 1 berada di level harga 105.21, posisi support 2 di level harga 105.19, posisi support 3 di level harga 105.16 begitu juga posisi resistance 1 berada di level harga 105.27, posisi resistance 2 di level harga 105.29, posisi resistance 3 di level harga 105.32.

Level Pivot Point

Data-data posisi level harga pada pivot point ini dapat Anda jadikan referensi untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk entry point / masuk pasar dan juga bisa digunakan sebagai acuan exit point / target profit.

NameClassicFibonacci
Pivot Points105.24105.24
Support 1105.20105.21
Support 2105.16105.19
Support 3105.12105.16
Resistance 1105.29105.27
Resistance 2105.32105.29
Resistance 3105.37105.32

Analisa Berdasarkan Indikator Moving Average

Untuk analisa teknikal menggunakan indikator moving average dimana indikator ini adalah induk dari semua indikator teknikal, maka tampak jelas garis SMA5 yang berada di level harga 105.28 menunjukkan sinyal Sell, SMA10 berada di level harga 105.35 menunjukkan sinyal Sell, SMA20 berada di level harga 105.34 menunjukkan sinyal Sell, SMA50 berada di level harga 105.29 menunjukkan sinyal Sell, SMA100 berada di level harga 105.37 menunjukkan sinyal Sell, SMA200 berada di level harga 105.60 menunjukkan sinyal Sell. EMA5 yang berada di level harga 105.29 menunjukkan sinyal Sell, EMA10 berada di level harga 105.31 menunjukkan sinyal Sell, EMA20 berada di level harga 105.31 menunjukkan sinyal Sell, EMA50 berada di level harga 105.32 menunjukkan sinyal Sell, EMA100 berada di level harga 105.40 menunjukkan sinyal Sell, EMA200 berada di level harga 105.48 menunjukkan sinyal Sell.

Data Indikator Moving Average

PeriodeSimpleExponential
MA5105.28
Sell
105.29
Sell
MA10105.35
Sell
105.31
Sell
MA20105.34
Sell
105.31
Sell
MA50105.29
Sell
105.32
Sell
MA100105.37
Sell
105.40
Sell
MA200105.60
Sell
105.48
Sell
Buy: 0Sell: 12Kesimpulan: Strong Sell

Berdasarkan data dari indikator moving average di atas hasil analisa yang bisa kita dapatkan adalah sebagai berikut, posisi Buy memiliki nilai 0 dan Sell memiliki nilai 12, sehingga referensi untuk entry point menurut indikator moving average saat ini adalah  “Strong Sell”.

Analisa Berdasarkan Kombinasi Indikator Teknikal

Dengan menggunakan teknik kombinasi indikator teknikal dalam menganalisa arah harga yaitu dengan melihat semua potensi pergerakan harga pada berbagai indikator teknikal, sangat memungkinkan Anda mendapatkan hasil analisa yang kuat dan tingkat akurasi yang tinggi.

Dapat kita lihat pada indikator RSI(14) harga berada di level 44.033 menunjukan sinyal Sell, pada indikator STOCH(9,6) harga berada di level 33.376 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Stochastic RSI (14) harga berada di level 13.109 menunjukan sinyal Oversold, pada indikator MACD (12,26) harga berada di level 0.000 menunjukan sinyal Neutral, pada indikator ADX (14) harga berada di level 37.828 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Williams %R harga berada di level -76.667 menunjukan sinyal Sell, pada indikator CCI (14) harga berada di level -125.3813 menunjukan sinyal Sell, pada indikator ATR (14) harga berada di level 0.0711 menunjukan sinyal Less Volatility, pada indikator Highs/Lows (14) harga berada di level -0.0664 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Ultimate Oscillator harga berada di level 39.614 menunjukan sinyal Sell, pada indikator ROC harga berada di level -0.024 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Bull/Bear Power (13) harga berada di level -0.1280 menunjukan sinyal Sell.

Data Kombinasi Indikator Teknikal

NameValueAction
RSI(14)44.033Sell
STOCH(9,6)33.376Sell
Stochastic RSI (14)13.109Oversold
MACD (12,26)0.000Neutral
ADX (14)37.828Sell
Williams %R-76.667Sell
CCI (14)-125.3813Sell
ATR (14)0.0711Less Volatility
Highs/Lows (14)-0.0664Sell
Ultimate Oscillator39.614Sell
ROC-0.024Sell
Bull/Bear Power (13)-0.1280Sell
Buy: 0Sell: 9Neutral: 1Kesimpulan: Strong Sell

Berdasarkan data dari kombinasi indikator teknikal di atas hasil analisa yang bisa kita dapatkan adalah sebagai berikut, posisi Buy memiliki nilai 0 sementara posisi Sell memiliki nilai 9, sehingga referensi entry point menurut perhitungan dari kombinasi indikator teknikal saat ini adalah “Strong Sell”.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2020. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.