Analisa Teknikal GBP/USD Pada Time Frame H1 (22 Mei 2020)

Analisa teknikal untuk trading intraday hari ini tanggal 22 Mei 2020 pukul 16:17, dengan melihat grafik pada Time Frame H1 pada perdagangan GBP/USD jika mengacu pada data pivot point klasik maka tampak posisi pivot point berada di level harga 1.2180 sedangkan posisi support 1 berada di level harga 1.2151, posisi support 2 di level harga 1.2134, posisi support 3 di level harga 1.2105 begitu juga posisi resistance 1 berada di level harga 1.2197, posisi resistance 2 di level harga 1.2226, posisi resistance 3 di level harga 1.2242.

Adapun jika mengacu pada data pivot point fibonacci maka tampak posisi pivot point berada di level harga 1.2180 sedangkan posisi support 1 berada di level harga 1.2163, posisi support 2 di level harga 1.2152, posisi support 3 di level harga 1.2134 begitu juga posisi resistance 1 berada di level harga 1.2197, posisi resistance 2 di level harga 1.2208, posisi resistance 3 di level harga 1.2226.

Level Pivot Point

Data-data posisi level harga pada pivot point ini dapat Anda jadikan referensi untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk entry point / masuk pasar dan juga bisa digunakan sebagai acuan exit point / target profit.

Name Classic Fibonacci
Pivot Points 1.2180 1.2180
Support 1 1.2151 1.2163
Support 2 1.2134 1.2152
Support 3 1.2105 1.2134
Resistance 1 1.2197 1.2197
Resistance 2 1.2226 1.2208
Resistance 3 1.2242 1.2226

Analisa Berdasarkan Indikator Moving Average

Untuk analisa teknikal menggunakan indikator moving average dimana indikator ini adalah induk dari semua indikator teknikal, maka tampak jelas garis SMA5 yang berada di level harga 1.2197 menunjukkan sinyal Sell, SMA10 berada di level harga 1.2209 menunjukkan sinyal Sell, SMA20 berada di level harga 1.2218 menunjukkan sinyal Sell, SMA50 berada di level harga 1.2226 menunjukkan sinyal Sell, SMA100 berada di level harga 1.2220 menunjukkan sinyal Sell, SMA200 berada di level harga 1.2221 menunjukkan sinyal Sell. EMA5 yang berada di level harga 1.2191 menunjukkan sinyal Sell, EMA10 berada di level harga 1.2203 menunjukkan sinyal Sell, EMA20 berada di level harga 1.2211 menunjukkan sinyal Sell, EMA50 berada di level harga 1.2219 menunjukkan sinyal Sell, EMA100 berada di level harga 1.2223 menunjukkan sinyal Sell, EMA200 berada di level harga 1.2246 menunjukkan sinyal Sell.

Data Indikator Moving Average

Periode Simple Exponential
MA5 1.2197
Sell
1.2191
Sell
MA10 1.2209
Sell
1.2203
Sell
MA20 1.2218
Sell
1.2211
Sell
MA50 1.2226
Sell
1.2219
Sell
MA100 1.2220
Sell
1.2223
Sell
MA200 1.2221
Sell
1.2246
Sell

Buy: 0

Sell: 12

Kesimpulan: Strong Sell

Berdasarkan data dari indikator moving average di atas hasil analisa yang bisa kita dapatkan adalah sebagai berikut, posisi Buy memiliki nilai 0 dan Sell memiliki nilai 12, sehingga referensi untuk entry point menurut indikator moving average saat ini adalah  “Strong Sell”.

Analisa Berdasarkan Kombinasi Indikator Teknikal

Dengan menggunakan teknik kombinasi indikator teknikal dalam menganalisa arah harga yaitu dengan melihat semua potensi pergerakan harga pada berbagai indikator teknikal, sangat memungkinkan Anda mendapatkan hasil analisa yang kuat dan tingkat akurasi yang tinggi.

Dapat kita lihat pada indikator RSI(14) harga berada di level 32.338 menunjukan sinyal Sell, pada indikator STOCH(9,6) harga berada di level 47.977 menunjukan sinyal Neutral, pada indikator Stochastic RSI (14) harga berada di level 11.678 menunjukan sinyal Oversold, pada indikator MACD (12,26) harga berada di level -0.001 menunjukan sinyal Sell, pada indikator ADX (14) harga berada di level 39.606 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Williams %R harga berada di level -87.897 menunjukan sinyal Oversold, pada indikator CCI (14) harga berada di level -288.0317 menunjukan sinyal Oversold, pada indikator ATR (14) harga berada di level 0.0022 menunjukan sinyal Less Volatility, pada indikator Highs/Lows (14) harga berada di level -0.0032 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Ultimate Oscillator harga berada di level 35.247 menunjukan sinyal Sell, pada indikator ROC harga berada di level -0.515 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Bull/Bear Power (13) harga berada di level -0.0071 menunjukan sinyal Sell.

Data Kombinasi Indikator Teknikal

Name Value Action
RSI(14) 32.338 Sell
STOCH(9,6) 47.977 Neutral
Stochastic RSI (14) 11.678 Oversold
MACD (12,26) -0.001 Sell
ADX (14) 39.606 Sell
Williams %R -87.897 Oversold
CCI (14) -288.0317 Oversold
ATR (14) 0.0022 Less Volatility
Highs/Lows (14) -0.0032 Sell
Ultimate Oscillator 35.247 Sell
ROC -0.515 Sell
Bull/Bear Power (13) -0.0071 Sell

Buy: 0

Sell: 7

Neutral: 1

Kesimpulan: Strong Sell

Berdasarkan data dari kombinasi indikator teknikal di atas hasil analisa yang bisa kita dapatkan adalah sebagai berikut, posisi Buy memiliki nilai 0 sementara posisi Sell memiliki nilai 7, sehingga referensi entry point menurut perhitungan dari kombinasi indikator teknikal saat ini adalah “Strong Sell”.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2020. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.