Analisa Teknikal GBP/USD Pada Time Frame H1 (19 November 2020)

Analisa teknikal untuk trading intraday hari ini tanggal 19 November 2020 pukul 9:39, dengan melihat grafik pada Time Frame H1 pada perdagangan GBP/USD jika mengacu pada data pivot point klasik maka tampak posisi pivot point berada di level harga 1.3234 sedangkan posisi support 1 berada di level harga 1.3229, posisi support 2 di level harga 1.3223, posisi support 3 di level harga 1.3218 begitu juga posisi resistance 1 berada di level harga 1.3241, posisi resistance 2 di level harga 1.3245, posisi resistance 3 di level harga 1.3252.

Adapun jika mengacu pada data pivot point fibonacci maka tampak posisi pivot point berada di level harga 1.3234 sedangkan posisi support 1 berada di level harga 1.3230, posisi support 2 di level harga 1.3227, posisi support 3 di level harga 1.3223 begitu juga posisi resistance 1 berada di level harga 1.3238, posisi resistance 2 di level harga 1.3241, posisi resistance 3 di level harga 1.3245.

Level Pivot Point

Data-data posisi level harga pada pivot point ini dapat Anda jadikan referensi untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk entry point / masuk pasar dan juga bisa digunakan sebagai acuan exit point / target profit.

NameClassicFibonacci
Pivot Points1.32341.3234
Support 11.32291.3230
Support 21.32231.3227
Support 31.32181.3223
Resistance 11.32411.3238
Resistance 21.32451.3241
Resistance 31.32521.3245

Analisa Berdasarkan Indikator Moving Average

Untuk analisa teknikal menggunakan indikator moving average dimana indikator ini adalah induk dari semua indikator teknikal, maka tampak jelas garis SMA5 yang berada di level harga 1.3246 menunjukkan sinyal Sell, SMA10 berada di level harga 1.3262 menunjukkan sinyal Sell, SMA20 berada di level harga 1.3274 menunjukkan sinyal Sell, SMA50 berada di level harga 1.3256 menunjukkan sinyal Sell, SMA100 berada di level harga 1.3218 menunjukkan sinyal Buy, SMA200 berada di level harga 1.3208 menunjukkan sinyal Buy. EMA5 yang berada di level harga 1.3246 menunjukkan sinyal Sell, EMA10 berada di level harga 1.3257 menunjukkan sinyal Sell, EMA20 berada di level harga 1.3264 menunjukkan sinyal Sell, EMA50 berada di level harga 1.3252 menunjukkan sinyal Sell, EMA100 berada di level harga 1.3235 menunjukkan sinyal Buy, EMA200 berada di level harga 1.3191 menunjukkan sinyal Buy.

Data Indikator Moving Average

PeriodeSimpleExponential
MA51.3246
Sell
1.3246
Sell
MA101.3262
Sell
1.3257
Sell
MA201.3274
Sell
1.3264
Sell
MA501.3256
Sell
1.3252
Sell
MA1001.3218
Buy
1.3235
Buy
MA2001.3208
Buy
1.3191
Buy
Buy: 4Sell: 8Kesimpulan: Sell

Berdasarkan data dari indikator moving average di atas hasil analisa yang bisa kita dapatkan adalah sebagai berikut, posisi Buy memiliki nilai 4 dan Sell memiliki nilai 8, sehingga referensi untuk entry point menurut indikator moving average saat ini adalah  “Sell”.

Analisa Berdasarkan Kombinasi Indikator Teknikal

Dengan menggunakan teknik kombinasi indikator teknikal dalam menganalisa arah harga yaitu dengan melihat semua potensi pergerakan harga pada berbagai indikator teknikal, sangat memungkinkan Anda mendapatkan hasil analisa yang kuat dan tingkat akurasi yang tinggi.

Dapat kita lihat pada indikator RSI(14) harga berada di level 39.123 menunjukan sinyal Sell, pada indikator STOCH(9,6) harga berada di level 26.937 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Stochastic RSI (14) harga berada di level 13.606 menunjukan sinyal Oversold, pada indikator MACD (12,26) harga berada di level -0.000 menunjukan sinyal Sell, pada indikator ADX (14) harga berada di level 31.842 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Williams %R harga berada di level -84.616 menunjukan sinyal Oversold, pada indikator CCI (14) harga berada di level -134.1728 menunjukan sinyal Sell, pada indikator ATR (14) harga berada di level 0.0015 menunjukan sinyal Less Volatility, pada indikator Highs/Lows (14) harga berada di level -0.0024 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Ultimate Oscillator harga berada di level 32.729 menunjukan sinyal Sell, pada indikator ROC harga berada di level -0.271 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Bull/Bear Power (13) harga berada di level -0.0040 menunjukan sinyal Sell.

Data Kombinasi Indikator Teknikal

NameValueAction
RSI(14)39.123Sell
STOCH(9,6)26.937Sell
Stochastic RSI (14)13.606Oversold
MACD (12,26)-0.000Sell
ADX (14)31.842Sell
Williams %R-84.616Oversold
CCI (14)-134.1728Sell
ATR (14)0.0015Less Volatility
Highs/Lows (14)-0.0024Sell
Ultimate Oscillator32.729Sell
ROC-0.271Sell
Bull/Bear Power (13)-0.0040Sell
Buy: 0Sell: 9Neutral: 0Kesimpulan: Strong Sell

Berdasarkan data dari kombinasi indikator teknikal di atas hasil analisa yang bisa kita dapatkan adalah sebagai berikut, posisi Buy memiliki nilai 0 sementara posisi Sell memiliki nilai 9, sehingga referensi entry point menurut perhitungan dari kombinasi indikator teknikal saat ini adalah “Strong Sell”.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2020. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.