Analisa Teknikal EUR/USD Pada Time Frame H1 (5 Maret 2021)

Analisa teknikal untuk trading intraday hari ini tanggal 5 Maret 2021 pukul 16:36, dengan melihat grafik pada Time Frame H1 pada perdagangan EUR/USD jika mengacu pada data pivot point klasik maka tampak posisi pivot point berada di level harga 1.1932 sedangkan posisi support 1 berada di level harga 1.1911, posisi support 2 di level harga 1.1894, posisi support 3 di level harga 1.1873 begitu juga posisi resistance 1 berada di level harga 1.1950, posisi resistance 2 di level harga 1.1970, posisi resistance 3 di level harga 1.1988.

Adapun jika mengacu pada data pivot point fibonacci maka tampak posisi pivot point berada di level harga 1.1932 sedangkan posisi support 1 berada di level harga 1.1917, posisi support 2 di level harga 1.1908, posisi support 3 di level harga 1.1894 begitu juga posisi resistance 1 berada di level harga 1.1947, posisi resistance 2 di level harga 1.1956, posisi resistance 3 di level harga 1.1970.

Level Pivot Point

Data-data posisi level harga pada pivot point ini dapat Anda jadikan referensi untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk entry point / masuk pasar dan juga bisa digunakan sebagai acuan exit point / target profit.

NameClassicFibonacci
Pivot Points1.19321.1932
Support 11.19111.1917
Support 21.18941.1908
Support 31.18731.1894
Resistance 11.19501.1947
Resistance 21.19701.1956
Resistance 31.19881.1970

Analisa Berdasarkan Indikator Moving Average

Untuk analisa teknikal menggunakan indikator moving average dimana indikator ini adalah induk dari semua indikator teknikal, maka tampak jelas garis SMA5 yang berada di level harga 1.1943 menunjukkan sinyal Sell, SMA10 berada di level harga 1.1953 menunjukkan sinyal Sell, SMA20 berada di level harga 1.1973 menunjukkan sinyal Sell, SMA50 berada di level harga 1.2024 menunjukkan sinyal Sell, SMA100 berada di level harga 1.2039 menunjukkan sinyal Sell, SMA200 berada di level harga 1.2094 menunjukkan sinyal Sell. EMA5 yang berada di level harga 1.1939 menunjukkan sinyal Sell, EMA10 berada di level harga 1.1951 menunjukkan sinyal Sell, EMA20 berada di level harga 1.1972 menunjukkan sinyal Sell, EMA50 berada di level harga 1.2006 menunjukkan sinyal Sell, EMA100 berada di level harga 1.2041 menunjukkan sinyal Sell, EMA200 berada di level harga 1.2069 menunjukkan sinyal Sell.

Data Indikator Moving Average

PeriodeSimpleExponential
MA51.1943
Sell
1.1939
Sell
MA101.1953
Sell
1.1951
Sell
MA201.1973
Sell
1.1972
Sell
MA501.2024
Sell
1.2006
Sell
MA1001.2039
Sell
1.2041
Sell
MA2001.2094
Sell
1.2069
Sell
Buy: 0Sell: 12Kesimpulan: Strong Sell

Berdasarkan data dari indikator moving average di atas hasil analisa yang bisa kita dapatkan adalah sebagai berikut, posisi Buy memiliki nilai 0 dan Sell memiliki nilai 12, sehingga referensi untuk entry point menurut indikator moving average saat ini adalah  “Strong Sell”.

Analisa Berdasarkan Kombinasi Indikator Teknikal

Dengan menggunakan teknik kombinasi indikator teknikal dalam menganalisa arah harga yaitu dengan melihat semua potensi pergerakan harga pada berbagai indikator teknikal, sangat memungkinkan Anda mendapatkan hasil analisa yang kuat dan tingkat akurasi yang tinggi.

Dapat kita lihat pada indikator RSI(14) harga berada di level 20.323 menunjukan sinyal Oversold, pada indikator STOCH(9,6) harga berada di level 50.655 menunjukan sinyal Neutral, pada indikator Stochastic RSI (14) harga berada di level 0.000 menunjukan sinyal Oversold, pada indikator MACD (12,26) harga berada di level -0.003 menunjukan sinyal Sell, pada indikator ADX (14) harga berada di level 60.549 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Williams %R harga berada di level -81.890 menunjukan sinyal Oversold, pada indikator CCI (14) harga berada di level -249.3609 menunjukan sinyal Oversold, pada indikator ATR (14) harga berada di level 0.0013 menunjukan sinyal Less Volatility, pada indikator Highs/Lows (14) harga berada di level -0.0026 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Ultimate Oscillator harga berada di level 35.550 menunjukan sinyal Sell, pada indikator ROC harga berada di level -0.326 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Bull/Bear Power (13) harga berada di level -0.0061 menunjukan sinyal Sell.

Data Kombinasi Indikator Teknikal

NameValueAction
RSI(14)20.323Oversold
STOCH(9,6)50.655Neutral
Stochastic RSI (14)0.000Oversold
MACD (12,26)-0.003Sell
ADX (14)60.549Sell
Williams %R-81.890Oversold
CCI (14)-249.3609Oversold
ATR (14)0.0013Less Volatility
Highs/Lows (14)-0.0026Sell
Ultimate Oscillator35.550Sell
ROC-0.326Sell
Bull/Bear Power (13)-0.0061Sell
Buy: 0Sell: 6Neutral: 1Kesimpulan: Strong Sell

Berdasarkan data dari kombinasi indikator teknikal di atas hasil analisa yang bisa kita dapatkan adalah sebagai berikut, posisi Buy memiliki nilai 0 sementara posisi Sell memiliki nilai 6, sehingga referensi entry point menurut perhitungan dari kombinasi indikator teknikal saat ini adalah “Strong Sell”.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2021. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.