Analisa Teknikal EUR/USD Pada Time Frame H1 (24 September 2020)

Analisa teknikal untuk trading intraday hari ini tanggal 24 September 2020 pukul 18:50, dengan melihat grafik pada Time Frame H1 pada perdagangan EUR/USD jika mengacu pada data pivot point klasik maka tampak posisi pivot point berada di level harga 1.1644 sedangkan posisi support 1 berada di level harga 1.1636, posisi support 2 di level harga 1.1631, posisi support 3 di level harga 1.1623 begitu juga posisi resistance 1 berada di level harga 1.1650, posisi resistance 2 di level harga 1.1657, posisi resistance 3 di level harga 1.1663.

Adapun jika mengacu pada data pivot point fibonacci maka tampak posisi pivot point berada di level harga 1.1644 sedangkan posisi support 1 berada di level harga 1.1639, posisi support 2 di level harga 1.1636, posisi support 3 di level harga 1.1631 begitu juga posisi resistance 1 berada di level harga 1.1649, posisi resistance 2 di level harga 1.1652, posisi resistance 3 di level harga 1.1657.

Level Pivot Point

Data-data posisi level harga pada pivot point ini dapat Anda jadikan referensi untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk entry point / masuk pasar dan juga bisa digunakan sebagai acuan exit point / target profit.

NameClassicFibonacci
Pivot Points1.16441.1644
Support 11.16361.1639
Support 21.16311.1636
Support 31.16231.1631
Resistance 11.16501.1649
Resistance 21.16571.1652
Resistance 31.16631.1657

Analisa Berdasarkan Indikator Moving Average

Untuk analisa teknikal menggunakan indikator moving average dimana indikator ini adalah induk dari semua indikator teknikal, maka tampak jelas garis SMA5 yang berada di level harga 1.1649 menunjukkan sinyal Sell, SMA10 berada di level harga 1.1653 menunjukkan sinyal Sell, SMA20 berada di level harga 1.1659 menunjukkan sinyal Sell, SMA50 berada di level harga 1.1686 menunjukkan sinyal Sell, SMA100 berada di level harga 1.1745 menunjukkan sinyal Sell, SMA200 berada di level harga 1.1795 menunjukkan sinyal Sell. EMA5 yang berada di level harga 1.1645 menunjukkan sinyal Sell, EMA10 berada di level harga 1.1651 menunjukkan sinyal Sell, EMA20 berada di level harga 1.1660 menunjukkan sinyal Sell, EMA50 berada di level harga 1.1690 menunjukkan sinyal Sell, EMA100 berada di level harga 1.1728 menunjukkan sinyal Sell, EMA200 berada di level harga 1.1766 menunjukkan sinyal Sell.

Data Indikator Moving Average

PeriodeSimpleExponential
MA51.1649
Sell
1.1645
Sell
MA101.1653
Sell
1.1651
Sell
MA201.1659
Sell
1.1660
Sell
MA501.1686
Sell
1.1690
Sell
MA1001.1745
Sell
1.1728
Sell
MA2001.1795
Sell
1.1766
Sell
Buy: 0Sell: 12Kesimpulan: Strong Sell

Berdasarkan data dari indikator moving average di atas hasil analisa yang bisa kita dapatkan adalah sebagai berikut, posisi Buy memiliki nilai 0 dan Sell memiliki nilai 12, sehingga referensi untuk entry point menurut indikator moving average saat ini adalah  “Strong Sell”.

Analisa Berdasarkan Kombinasi Indikator Teknikal

Dengan menggunakan teknik kombinasi indikator teknikal dalam menganalisa arah harga yaitu dengan melihat semua potensi pergerakan harga pada berbagai indikator teknikal, sangat memungkinkan Anda mendapatkan hasil analisa yang kuat dan tingkat akurasi yang tinggi.

Dapat kita lihat pada indikator RSI(14) harga berada di level 35.344 menunjukan sinyal Sell, pada indikator STOCH(9,6) harga berada di level 35.577 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Stochastic RSI (14) harga berada di level 14.975 menunjukan sinyal Oversold, pada indikator MACD (12,26) harga berada di level -0.001 menunjukan sinyal Sell, pada indikator ADX (14) harga berada di level 23.640 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Williams %R harga berada di level -89.691 menunjukan sinyal Oversold, pada indikator CCI (14) harga berada di level -155.9308 menunjukan sinyal Sell, pada indikator ATR (14) harga berada di level 0.0016 menunjukan sinyal High Volatility, pada indikator Highs/Lows (14) harga berada di level -0.0011 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Ultimate Oscillator harga berada di level 42.608 menunjukan sinyal Sell, pada indikator ROC harga berada di level -0.202 menunjukan sinyal Sell, pada indikator Bull/Bear Power (13) harga berada di level -0.0008 menunjukan sinyal Sell.

Data Kombinasi Indikator Teknikal

NameValueAction
RSI(14)35.344Sell
STOCH(9,6)35.577Sell
Stochastic RSI (14)14.975Oversold
MACD (12,26)-0.001Sell
ADX (14)23.640Sell
Williams %R-89.691Oversold
CCI (14)-155.9308Sell
ATR (14)0.0016High Volatility
Highs/Lows (14)-0.0011Sell
Ultimate Oscillator42.608Sell
ROC-0.202Sell
Bull/Bear Power (13)-0.0008Sell
Buy: 0Sell: 9Neutral: 0Kesimpulan: Strong Sell

Berdasarkan data dari kombinasi indikator teknikal di atas hasil analisa yang bisa kita dapatkan adalah sebagai berikut, posisi Buy memiliki nilai 0 sementara posisi Sell memiliki nilai 9, sehingga referensi entry point menurut perhitungan dari kombinasi indikator teknikal saat ini adalah “Strong Sell”.

Tinggalkan sebuah Komentar

Copyright © 2020. All Rights Reserved. Seputar Forex
Peringatan Resiko: Trading Forex adalah Bisnis berisiko tinggi, anda bisa kehilangan semua uang deposit. Jangan Pernah invest jika anda tidak siap untuk rugi. Seputar.Forex tidak akan menerima tanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan sebagai akibat dari ketergantungan pada informasi yang terkandung dalam situs web ini termasuk data, kutipan, grafik, link pihak ketiga dan sinyal beli / jual. Harap pelajari dan pahami sepenuhnya mengenai risiko tertinggi terkait dengan perdagangan pasar keuangan.